Ledakan Hancurkan 2 Rumah Dipicu Kebocoran Gas 12kg
12 September 2017
Dua rumah di Blok D Perumahan Bumi Intan Permai KM 6 Tanjungpinang yang mengalami kerusakan cukup parah. Polisi menduga ledakan disebabkan adanya kebocoran gas elpiji 12kg di rumah milik korban. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Polisi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanjungpinang (BPBD) Tanjungpinang menduga ledakan yang menghancurkan dua rumah serta merusak sejumlah bangunan sekitarnya di Blok D Perum Bumi Intan Sari KM 6 berasal dari gas elpiji 12kg.

Dugaan ini dilihat dari selang gas yang sudah terpisah dari tabungnya di rumah milik Dewi Ratna Sari di Blok D No 6.

"Kami menduga terjadi kebocoran. Gas yang keluar menumpuk di dalam rumah. Api dimungkinkan memicu ledakan yang sangat kuat," kata Waka Polres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmatsyah.

Sejak kejadian petugas Kepolisin dari Polres Tanjungpinang dan Polsek Tanjungpinang Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Namun untuk memastikan penyebab pastinya, kami masih melakukan penyelidikan mendalam," tambah Andi.

Hal senada juga disampaikan Yeni Wilda, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjungpinang. 

"Ledakan dari kebocoran gas. Tabungnya memang utuh. Kondisi ini umum dalam insiden ledakan diakibatkan kebocoran gas," ujar Yeni.

Menurut Yusnadi, salah seorang warga yang tinggal berseberangan dengan lokasi kejadian, sempat terjadi kebakaran ringan sesaat setelah ledakan terjadi.

"Apinya kecil dan bisa langsung padam setelah disiram," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, insiden yang menghancurkan dua rumah di Blok D Perumahan Bumi Intan Sari KM 6 Tanjungpinang ini berlangsung Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 03:00 WIB , subuh tadi.

Ledakan sangat kuat membangunkan warga yang sedang terlelap. Dua rumah rusak parah. Atap serta plafon rumah berterbangan menghantam sejumlah bangunan di sekitar. 

Tak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.(Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua