Gubernur Ingin Jadikan Dompak Sebagai Kawasan Destinasi Wisata
01 Maret 2017
Pesisir Tanjung Siambang, Dompak. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, DOMPAK - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Rabu (1/3/2017), meninjau beberapa lokasi proyek pembangunan di Pulau Dompak, diantaranya Jembatan 1 Dompak dan area sekitat, gerbang masuk Pulau Dompak, serta titik-titik hutan bakau atau mangrove yang ada di Dompak. 

Gubernur menegaskan dengan peluang yang ada saat ini, masyarakat dan pemerintah harus bahu-membahu bersama membangun pusat pemerintahan Provinsi Kepri ini.

"Pulau Dompak selain pusat pemerintahan juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata dan taman hijau. Oleh karna itu kita perlu jeli melihat peluang yang ada saat ini agar bisa kita maksimalkan," pesan Nurdin kepada beberapa OPD yang mendampinginya hingga sore.

Nurdin menegaskan agar proses pembanguan tidak merusak kawasan hijau atau menebang pohon-pohon yang masih ada. Bahkan, Nurdin meminta kawasan Dompak yang dipenuhi tanah merah segera di isi dengan bunga dan tanaman hijau.

"Pembangunan jembatan perlu digesa, perlahan namun pasti banyak yang harus dibenahi, area bawah jembatan yang masih lowong itu saya minta segera dibuatkan taman, tempat makan, agar banyak masyarakat yang datang sekedar bersantai memenuhi daerah Dompak. Saya juga minta kepada Satpol PP untuk menindaklanjuti bangunan-bangunan liar yang muncul disekitaran. Kita ingin buat Dompak yang asri," papar Nurdin lagi.

Kemudian pada area masuk pertama Dompak, Nurdin berpesan kepada Dinas PU agar segera menata kembali saluran drainase, meletakkan lampu jalan, pohon dan bunga-bunga. Selain itu Nurdin juga meminta ditempatkan kursi kursi panjang di sekitarnya agar masyarakat yang mengunjungi pulau dapat Dompak bersantai di sekitar jembatan sambil menikmati kawasan hutan mangrove.

Terkait kawasan pemukiman di Desa Siambang, Gubernur saat safari Subuh disana mendengarkan keinginan masyarakat setempat yakni agar kawasan perumahan disana agar dirapikan.

"Apalagi di sini merupakan kompleks perkantoran. Tidak boleh difokuskan saja di pemerintahan, masyarakat yang ada disekitar harus diperhatikan. Kalau perlu, setelah ditata pemukiman dibuat home stay (rumah tinggal). Selain untuk warga setempat, bisa juga dijadikan destinasi kunjungan wisata sambil menikmati pesisir laut di Dompak," ujar Nurdin.

Setelah meninjau area jembatan, Gubernur bersama rombongan lakukan peninjauan laut dengan kapal Kepri 01. Rombongan bergerak melalui pelabuhan di pulau Tanjung Duku untuk mengintari pulau Dompak melihat langsung kawasan hutan mangrove yang ada di pesisir pulau.

Nurdin menegaskan bahwa mangrove yang ada saat ini adalah aset yang harus d jaga dan kelola bersama, karna banyak manfaat yang didapat dari mangrove itu sendiri. Oleh karena itu ia menginstruksikan kepada Dinas PU dan Pariwisata agar menata kawasan mangrove menjadi destinasi wisata di Kepri.

"Kita tidak perlu menanam lagi apa yang ada saat ini kita jaga kita kembangkan. Lebih bagus lagi kita buat taman wisata mangrove. Saya berencana akan buat kapal yang akan mengitari hutan-hutan mangrove. Intinya Kepastian administrasi jelas, tarik investor untuk bekerja sama membangun kawasan dompak, jangan sampai terabaikan begitu saja," tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah, Asisten I dan II Pemerintah Provinsi Kepri Raja Ariza dan Syamsul Bahrum, Kepala Dinas PU Abu Bakar, Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail, Kepala Dinas Pariwisata Buralimar, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi, Anggota DPRD Sukri dan Komisioner Badan usaha pelabuhan (BUP) Kepri Huzrin Hood. (Rls/oma)




Berita Terkait
Lihat Semua