Dinilai Banyak Negatifnya, Kadisdik Kepri Imbau Pelajar Tidak Rayakan Valentine Day
14 Februari 2020
Kadisdik Kepri, Muhammad Dali. (Foto: Rico)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Dali, mengimbau para remaja, khususnya pelajar tingkat SMA/SMK untuk tidak merayakan valentine day pada 14 Februari 2020.

"Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, perayaan valentine day lebih banyak negatifnya. Jadi saya sudah mengeluarkan Surat Edaran ke sekolah-sekolah," ungkap Dali saat ditemui, Jumat (14/2/2020).

Hal ini juga menjaga pelajar agar tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma sosial dan budaya serta agama. Sehingga pihaknya mengimbau agar tidak merayakan valentine day, baik didalam sekolah maupun diluar sekolah.

"Kita juga mengantisipasi agar anak-anak didik ini jauh dari hal negatif. Apalagi kalau sudah kumpul-kumpul, tentu besar pengaruh negatif itu, seperti mabuk-mabukan, bahkan yang kita khawatirkan sampai ke narkoba," ujarnya.

Imbauan dikeluarkan pihaknya disebut Dali merupakan hal wajar, mengingat valentine day bukan merupakan budaya melayu. 

"Salah satu tujuannya agar lebih mengedepankan pendidikan karakter bagi pelajar," pungkasnya. 

Status pelajar itu disebut Dali melekat 24 jam. Ketika salah satu pelajar, terjadi sesuatu hal di luar sekolah, tetap nama sekolah akan terbawa. 

"Harus dipandang positif imbauan ini. Ambil hikmahnya. Saya juga berpesan kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anaknya. Dan terkhusus para pelajar jangan sampai melibatkan diri ke arah yang dapat menimbulkan dampak- dampak negatif," tutup Dali. (Rico)





Berita Terkait
Lihat Semua