Dubes Thailand Kunjungi Rudenim Pusat Tanjungpinang Terkait Pemulangan Warganya
12 Februari 2020
Duta Besar (Dubes) Kerajaan Thailand untuk Indonesia H.E Songphol Sukchan saat tiba di Rudenim Pusat Tanjungpinang, Rabu (12/2/2020) sore. (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Duta Besar (Dubes) Kerajaan Thailand untuk Indonesia H E Songphol Sukchan bersama Konsulat Manakorn Mekprayoonthong mengunjungi Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang pada Rabu (12/2/2020) sore. Kedatangan Dubes dan Konsulat Kerajaan Thailand itu untuk memantau kondisi warganya yang menempati Rudenim Pusat Tanjungpinang sejak lama.

Kedatangan kedua tamu itu disambut oleh Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau Ajar Anggono dan Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang Ibnu Ismoyo bersama jajarannya. Selain menggelar pertemuan, Dubes dan Konsulat Kerajaan Thailand juga sempat menjenguk warganya yang menempati blok di Rudenim Pusat Tanjungpinang tersebut.

Kepala Divisi Administrasi Ajar Anggono menjelaskan, kedatangan Dubes dan Konsulat Kerajaan Thailand ini merupakan kunjungan kehormatan bagi Kanwil KemenkumHAM Kepri. Ia mengharapkan kunjungan ini akan menambah hubungan persahabatan antara Indonesia dan Thailand lebih baik lagi. 

"Artinya, keberadaan warga negara Thailand disini (Rudenim) dirawat dengan baik, sesampai mereka mengatakan disini cukup kerasan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang Ibnu Ismoyo menambahkan, kedatangan kedutaan besar Thailand ini untuk melakukan kecocokan data terhadap warga kenegaraan Thailand yang ditahan di Rudenim Pusat Tanjungpinang. Beberapa tahapan harus diselesaikan kedubes Thailand untuk memulangkan 7 orang warganya di Rudenim Pusat Tanjungpinang.

"Ada tahapan proses verifikasi yang harus dilakukan oleh kedutaan Thailand. Jika itu memang warga negara Thailand, maka akan dipulangkan segera," paparnya.

Ismoyo menjelaskan, saat ini Pemerintah Indonesia tengah berupaya berkoordinasi dengan negara lain dalam rangka memulangkan warga negara asing yang ada di Rudenim Pusat Tanjungpinang. Upaya ini juga dilakukan Kanwil KemenkumHAM Kepri untuk menyelesaikan permasalah-permasalah pemulangan warga negara asing di Rudenim Pusat Tanjungpinang.

"Sejauh ini kendala pemulangan warga negara asing ini berada di kedutaannya masing-masing. Tapi itu luar biasa. Thailand cepat sekali merespon masalah ini. Mudah-mudahan ada perwakilan pimpinan negara lain berkunjung ke Kepri untuk menyelesaikan permasalahan warganya," tuturnya.

Untuk diketahui, saat ini warga negara asing yang menempati sejumlah blok di Rudenim Pusat Tanjungpinang berjumlah 86 orang. Termasuk 7 orang warga negara Thailand yang pernah bermasalah dan sekitar 5 tahun berada di Rudenim terkait kasus ilegal fishing. 

Belum lama ini, Kanwil KemenkumHAM Kepri juga pernah kedatangan tamu besar Duta Besar Vietnam yang juga berkunjung ke Rudenim Pusat Tanjungpinang. (Albet)





Berita Terkait
Lihat Semua