Kadin Bintan Tawarkan Solusi Penurunan Aktivitas Pariwisata Akibat Wabah Virus Korona
12 Februari 2020
Aktivitas wisata di Danau Biru, Gurun Pasir, Desa Busung, Bintan. Penurunan aktivitas pariwisata di Bintan menjadi pembahasan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bintan, Rabu (12/2/2020). Kadin Bintan menawarkan sejumlah solusi yang akan ditindaklanjuti kepada pemerintah setempat. (Foto: inilahkepri.com/Andri)
 INILAHKEPRI, BINTAN - Menurunnya aktivitas pariwisata dampak mewabahnya virus korona menjadi pembahasan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bintan. Rabu (12/2/2020), Kadin Bintan menggelar rapat bersama Human Resources Council.

Dalam pertemuan digelar di ruang rapat Banyan Tree Resort Lagoi itu, Kadin Bintan menyampaikan sejumlah solusi atas sepinya aktivitas pariwisata di Bintan, khusunya di kawasan Lagoi dan Trikora.

"Persoalan yang sedang dihadapi pelaku usaha pariwisata menjadi persoalan Kadin. Jadi kami merasa harus mencoba untuk mengurangi beban kawan kawan (pengelola kawasan pariwisata)," ungkap Edi Surbakti, Ketua Kadin Bintan. 

Edi menegaskan Kadin Bintan akan membawa sejumlah usulan untuk ditawarkan kepada pejabat terkait. Ini dia sebut untuk mengurangi beban yang dihadapi manajemen resort, hotel dan pengelola destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bintan. 

Usulan diantaranya berupa dispensasi pembayaran pajak,  penguatan pasar wisatawan domestik dan kebijakan kebijakan Pemerintah Daerah hingga pemerintah pusat. 

"Seperti diskon penerbangan dan penyelenggaraan iven pariwisata yang dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bintan akan kita tindak lanjuti sebagai upaya memberikan solusi bagi pelaku usaha pariwisata Bintan saat ini yang sedang mengalami dampak dari virus Korona," papar Edi Surbakti.

Dia menegaskan Kadin Bintan akan menindaklanjuti ke Bupati dan DPRD Bintan. 

"Sesegera mungkin karena persoalan ini sangat mendesak. Kita ketahui bahwa pariwisata adalah penyumbang pendapatan asli daerah terbesar di Kabupaten Bintan," tegas Edi. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua