Tiga Satker Di Kanwil KemenkumHAM Kepri Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM
12 Februari 2020
Tiga Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2020, Rabu (12/2/2020). (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Tiga Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2020, Rabu (12/2/2020).

Pencanangan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan birokrasi yang transparan, akuntabilitas, bebas dari korupsi  dan nepotisme (KKN).

Pencanangan dilaksanakan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang, ditandai dengan penandatangan komitmen bersama pencanangan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM masing-masing kepala Satker.

Kepala Devisi Administrasi Ajar Anggono yang mewakili Kepala Kanwil KemenkumHAM Kepri mengatakan,  pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM merupakan program Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Program ini harus dilaksanakan seluruh kementerian dan lembaga termasuk Satker di lingkungan Kanwil KemenkumHAM Kepri.

"WBK dan WBBM ini sebenarnya komitmen. Jadi komitmen harus dilaksanakan oleh Kepala Kantor dan seluruhnya sampai honor," kata Ajar usai menghadiri acara tersebut di kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang. 

Untuk itu, Ajar meminta kepada seluruh pimpinan tinggi pratama agar sama-sama mempunyai komitmen dalam mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sehingga terwujudnya tata pemerintahan yang baik dengan birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas tinggi.

"Tahun ini, WBK dan WBBM sudah wajib dilaksanakan, tahun lalu kan baru diusulkan. Karena ini akan dinilai baik eksternal maupun internal," ungkapnya.

Tahun lalu, kata Ajar, ada dua Satker dilingkup Kanwil KemenkumHAM Kepri yang telah mendapatkan predikat WBK yakni Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam dan Rutan Kelas I Tanjungpinang. "Mudah-mudahan di 20 Satker di wilayah Kepri tahun ini ada yang masuk WBK, atau yang sudah WBK tahun lalu, tahun ini mendapatkan predikat WBBM, karena ini akan dinilai setiap tahunnya," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang, Ismoyo menambahkan, tahun ini menjadi sejarah bagi Rudenim karena pertama kali masuk dalam bagian pencanangan dan deklarasi zona integritas menuju WBK dan WBBM. Sehingga, Rudenim yang ada di seluruh wilayah Indonesia akan menjadi bagian pencapaian untuk mewujudkan birokrasi yang transparan, akuntabilitas, bebas dari korupsi  dan nepotisme (KKN).

"Jadi, zona integritas adalah sebuah komitmen dari lapisan paling atas sampai lapisan paling bawah. Karena program ini adalah program secara menyeluruh, semua akan terlibat, semuanya akan berperan serta aktif," tegasnya.

Perlu diketahui, kata Ismoyo, Rudenim Pusat Tanjungpinang merupakan unit pelaksana teknis Imigrasi yang melayani proses pemulangan orang asing yang bermasalah di Indonesia dan akan dipulangkan ke negara asal. Layanan ini, menurutnya juga perlu di ketahui oleh masyarakat secara luas khususnya di wilayah Kepri agar bisa mendukung Rudenim dalam pencapaian program tersebut.

"Harapan kami tentunya dukungan masyarakat secara menyeluruh untuk proses ini, dan untuk Imigrasi secara menyeluruh dan untuk Indonesia lebih baik lagi," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020 yang dipandu oleh Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dilingkungan Kanwil KemenkumHAM Kepri, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang serta Kepolisian. (Albet)




Berita Terkait
Lihat Semua