Bentuk Posko Kesehatan, Pemprov Kepri Kirim 20 Ribu Masker Untuk Masyarakat Natuna
05 Februari 2020
Petugas kesehatan mengamati alat pemindai suhu tubuh di pintu masuk Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Kamis (30/1/2020). Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membentuk posko kesehatan dan membagikan 20 ribu masker di Kabupaten Natuna terkait WNI dari Wuhan yang dikarantina di daerah tersebut. (Foto: Dokumen inilahkepri/Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membentuk posko kesehatan di Kabupaten Natuna terkait WNI dari Wuhan yang dikarantina di daerah tersebut.

Isdianto, Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, dalam surat arahannya yang diterima pejabat terkait di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, pendirian posko kesehatan oleh Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kepri untuk kepentingan masyarakat Natuna.

Tim dibagi menjadi dua kelompok.Kelompok pertama, Tim PMI Kepri yang berangkat ke Natuna hari ini membawa masker 20 ribu. Tim ini dipimpin dr Antoni, pengurus PMI Kepri.

Sementara kelompok kedua, Tim dinkes Kepri dipimpin Kabid P2P Dinkes Kepri, Irmansyah, yang akan berangkat ke Natuna pada Kamis (6/2/2020). Mereka membawa 10 ribu masker.

"Seluruh anggota tim berangkat ke Kabupaten Natuna hari ini," kata Isdianto, yang juga Ketua PMI Kepri.

Selain itu, Isdianto juga mengarahkan Dinas Kesehatan Kepri mengirimkan sekitar 20 ribu masker untuk warga Natuna. Masker tersebut sudah dikirim ke Natuna, dan saat ini sedang dalam perjalanan. 

Isdianto mengimbau warga Natuna untuk menggunakan masker tersebut hanya bagi yang sakit saja, seperti sakit batuk, bersin dan flu.

"Kebutuhan masker harus diawasi. jangan sampai ada yang kurang," ujarnya.

Ia juga mengimbau warga yang sehat untuk terus melaksanakan pola hidup sehat dan cuci tangan dengan  sabun dan air yang mengalir.

"Daya tahan tubuh harus kuat agar tidak mudah diserang penyakit," ucapnya.

Isdianto juga mengimbau warga untuk mendukung program pemerintah pusat daerah dalam menangani persoalan virus corona. Upaya yang dilakukan oleh tim kesehatan yang ahli merupakan bagian dari tindakan medis.

"Ini semata-mata sebagai upaya cegah tangkal," katanya.

Di Kepri sampai sekarang tidak ada yang terserang virus corona. Namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan terutama di pintu keluar masuk pelabuhan dan bandara.

"Kami berharap dan berdoa seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kepri dalam kondisi sehat, dan selalu sehat," tuturnya. (*)


Sumber : Diskominfo Kepri




Berita Terkait
Lihat Semua