Pemprov Kepri - UGM Tanda Tangani Nota Kesepahaman Peningkatan SDM
04 Februari 2020
Kepala Barenlitbang Naharuddin berjabat tangan dengan Dekan Fisipol UGM Prof Erwan Agus Purwanto usai Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Multi Media UGM, Yogyakarta, Selasa (4/2/2020). Sebelumnya, Plt Gubernur Kepri Isdianto bersama Rektor UGM Prof Panut Mulyono terlebih dahulu menandatangani nota kesepahaman peningkatan akselerasi dan kualitas SDM. (Foto: Humas Pemprov Kepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Universitas Gajah Mada (UGM) menandatangani nota kesepahaman memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki Pemprov Kepri dan UGM guna mendukung pemberdayaan dan peningkatan akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada di Kepulauan Riau dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan Plt Gubernur Kepri Isdianto bersama Rektor UGM Prof Panut Mulyono di Ruang Multi Media UGM, Yogyakarta, Selasa (4/2/2020).

“Kepri harus mampu menyusun sokumen perencanaan yang baik dan mampu memgakomodir segala isu kedaerahan, nasional, regional maupun global. Juga harus memberikan solusi yang cepat untuk menjawab segala tuntutan di masyarakat,” kata  Kepala Barenlitbang Naharuddin mewakili Plt Gubernur.

Perencanaan pembangunan daerah disebut Nahar merupakan pekerjaan yang sangat penting untuk membaca dan merencanakan arah pembangunan Kepri ke depannya. 

"Tapi hal ini harus dilakukan dengan tetap potensi dan sumberdaya yang dimiliki," tandasnya.

Penandatanganan nota kesepahaman juga dilakukan antara UGM dan Pemkab Kebumen, Pemkab Manggarai Timur, Pemkab Paser dan Universitas Palangkaraya.

Dari Kepri tampak hadir Dari Kepri Kadis PU Abu Bakar, Kadis Pendidikan Muhammad Dali, Sekretaris Inspektorat Irmendes dan Plt Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli. Hadir juga Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz  Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi dan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Plt Gubernur dan Rektor UGM dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Nahar dan Dekan Fisipol UGM Prof Erwan Agus Purwanto. Nota kesepahaman ini berlaku empat tahun sejak ditandatangani.

Nahar menambahkan, dalam menyusun dokumen perencanaan, baik jangka pendek/tahunan, jangka menengah dan jangka panjang, Kepri sangat memperhatikan kualitas substansi dan dokumen yang disusun. 

Menurutnya, tahun ini Kepri melangsungkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Sesuai amanat Permendagri nomor 86 tahun 2017, tentang Tata Caea Perencanaan, Pemgendalian dan Evaluasi Oembangunan Daerah untuk menyusun Background Study Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta  Rancangan Teknolratik RPJMD tahun 2021-2024. 

Kemudian, pada tahun 2021 Rancangan Teknolratik RPJMD itu akan dismpurnakan menjadi Rancangan Akhir RPJMD dengan memuat pendekatan politis dari RPJMD melalui visi, misi, tujuan, sasaran dan atratwgi pembangunan dari Kepala Daerah Terpilih.

“RPJMD Tahun 2021-2024 yang akan disusun nanti merupakan tahapan terakhir dari pelaksanaan dan penjabaran RPJMD Kepri 2005-2025. Untuk itu akan banyak penjabaran target capaian baik RPJPD, RPJMD dan RKPD tahunan yang akan dicapai dan dilaksanakan,” kata Nahar.

Menurut Nahar, mengingat kompleksitas isu strategis, permasalahan dan kebijakan yang akan disusun ke depammua maka Kepri membutuhkan analisis yang “tajam” dan berkualitas dalam penyusunan dokumen perencanaan. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua