Virus Corona Bikin Harga Masker Naik Drastis
04 Februari 2020
Warga mengenakan masker saat bepergian di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Sejak virus corona mewabah, permintaan dan harga masker mengalami peningkatan. (Foto: inilahkepri/Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Merebaknya virus korona (nCoV-2019) di Asia Tenggara, angka penjualan masker meningkat drastis. Tingginya permintaan masyarakat membuat harga masker juga ikut naik hingga 100 persen lebih. 

Di Tanjungpinang, masker yang biasanya dijual seharga Rp40 ribu per kotak (isi 50 lembar) belakangan dijual hingga Rp100 ribu. 

Kendati demikian, permintaan atas masker tetap tinggi. Salah satu apotek di  Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batu 8 Atas Tanjungpinang misalnya. Rata-rata, apotek ini menjual hingga 10 kotak bahkan lebih setiap harinya. Mereka bahkan mengaku sempat mengalami kekosongan stok selama sepekan karena habis dibeli warga saat awal isu nCoV-2019 merebak. 

"Sekarang masker lakunya berkotak-kotak. Kadang begitu ada, langsung habis. Kemarin sempat seminggu kosongnya," kata Wulandari, apoteker penanggungjawab Apotek Kimia Farma Batu 8 Atas, Selasa (4/2/2020).

Wulan berpendapat, meningkatnya penjualan masker ini dikarenakan adanya wabah virus Corona dari Wuhan, China yang menyebar ke sejumlah negara di dunia. Sehingga, masyarakat khususnya di Tanjungpinang yang beraktivitas di luar rumah cendrung menggunakan masker.

"Sekarang masker yang sering dicari itu masker yang biasa, kemarin kami jual 13 kotak sehari habis. Masker N95 jarang karena masker biasa itu untuk orang berkendara," ujarnya.

Wulan menuturkan, saat ini harga jual masker biasa naik dari Rp40 ribu menjadi Rp100 ribu per kotak. Masker biasa ini dalam sekotak terdapat 50 lembar. Di hari biasa, masker biasanya ini hanya mampu terjual 1 hingga 2 kotak per hari. Masker biasa ini digunakan lebih untuk mencegah debu dan lainnya.

"Harga masker biasa per lembarnya kami jual Rp2000. Kalau masker N95 itu harganya Rp33 ribu karena lebih bagus. Mungkin nanti akan naik lagi," imbuhnya.

Wulan memastikan, saat ini stok masker kian menipis. Namun, pihaknya terus berupaya menyediakan masker tersebut sesuai stok yang ada di Kimia Farma Tanjungpinang. 

"Hari ini (Selasa), stok yang biasa sudah habis. Tinggal beberapa lembar. Tapi kami sudah pesan lagi," pungkasnya. (Albet)




Berita Terkait
Lihat Semua