RSUP Raja Ahmad Tabib Gelar Simulasi Penggunaan APD
03 Februari 2020
Karyawan RSUP Raja Ahmad Tabib mengenakan alat pelindung diri (ADP) dalam simulasi dilaksanakan, Senin (3/2/2020). Sosialisasi ini menjadi salah satu persiapan RSUP Raja Ahmad Tabib dalam menghadapi pasien virus corona (nCoV-2019). (Foto: IST/Diskominfo Kepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG- Sebanyak 65 karyawan RSUP Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang mengikuti sosialisasi pemakaian dan pelepasan alat pelindung diri (APD), Senin (3/2/2020).

Sosialisasi ini menjadi salah satu persiapan RSUP Raja Ahmad Tabib dalam menghadapi pasien virus corona (nCoV-2019).

“Ini kegiatan simulasi pemakaian alat pelindung diri yang lengkap khusus untuk corona virus,” ujar dr.Dyah Marianingrum, M.Kes,Sp.PA, Ketua Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada RSUP Raja Ahmad Tabib, seperti dikutip laman resmi Diskominfo Kepri, Senin.

Simulasi diikuti karyawan RSUP Raja Ahmad Tabib, mulai dari perawat, ahli gizi hingga tenaga keamanan di 15 ruang perawatan di RSUP. 

Simulasi diharapkan para karyawan dapat terlatih, dapat menggunakan APD secara lengkap dan benar kurang dari 10 menit.

"Diharapkan para karyawan yang mengikuti simulasi ini dapat mengajarkan cara pemakaian APD lengkap dengar benar kepada rekannya yang lain. Wanita yang akrab disapa Dokter Aning ini berharap RSUP akan siap, jika ada pasien corona virus.

“Tidak hanya pasien saja yang kita rawat, tapi juga keselamatan tenaga medis harus kita perhatikan. Jangan sampai karena penggunaan APD yang tidak benar, malah mencelakai tenaga medis,” sebutnya.

Ia juga mengingatkan, dalam mengenakan APD tidak boleh ada lubang atau alat non medis yang terlihat dari tubuh. 

“Jadi kalau APD robek sedikit saja, harus diganti. Jangan disayang-sayang mentang-mentang baru. Kita juga harus menjaga keselamatan diri dan keluarga kita di rumah,” tutup Aning. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua