Hingga Akhir Januari 2020, Penderita DBD di Kepri Sudah Mencapai 80 Kasus
03 Februari 2020
Petugas Kesehatan Tanjungpinang melakukan pengasapan (fogging) di Perumahan Kenangan Jaya, Km 12 Tanjungpinang, Senin (3/2/2020). Data dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, kasus penderita Demam Berdarah Dangue DBD di Provinsi Kepri sepanjang Januari 2020 telah mencapai 80 kasus. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Data dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, kasus penderita Demam Berdarah Dangue DBD di Provinsi Kepri sepanjang Januari 2020 telah mencapai 80 kasus.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana di Tanjungpinang, Senin (3/2/2020).

"Sampai saat ini dari awal Januari 2020, jumlah kasus pasien penderita DBD di Provinsi Kepri telahpun mencapai 80 kasus," tegas Tjetjep.

"Jumlah tersebut dapat dikatakan sangat besar," pungkasnya lagi.

Lanjut Tjetjep, daerah yang paling banyak penderita DBD adalah di daerah perkotaan seperti kota Tanjungpinang dan Batam.

"Masih yang terbanyak di Tanjungpinang dan Batam yakni di daerah perkotaan. Namun Alhamdulillah, keseluruhan pasien hingga saat ini sudah mendapatkan pengobatan yang baik dan berangsur pulih," ungkapnya.

Untuk itu, Tjetjep mengingatkan kepada masyarakat Kepri untuk dapat terus melakukan gaya hidup sehat dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

"Apalagi mengingat peralihan cuaca yang terjadi saat ini sehingga rentan menjadi waktu perkembanganbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah," jelas Tjetjep. (Andri)

Sumber: Diskominfo Kepri





Berita Terkait
Lihat Semua