Penanganan WNI dari Wuhan Berstandar WHO
03 Februari 2020
Ilustrasi: Petugas medis RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang mengenakan seragam antivirus saat simulasi penanganan pasien terjangkit virus korona, Jumat (31/1/2020) lalu. Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kepri, Iskandar Zulkarnaen Nasution, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan penanganan WNI dari Wuhan yang diobservasi di Ranai, Natuna. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan keselamatan warga Natuna menyusul dijadikannya Bandara Ranai Raden Sadjad sebagai lokasi observasi ratusan WNI dari Wuhan, China.

"Pemerintah tidak saja memastikan keselamatan dan keamanan WNI dari Wuhan, tapi juga warga Natuna tentunya," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kepri, Iskandar Zulkarnaen Nasution Senin (3/2/2020).

Menurut Iskandar, sejumlah prosedur penanganan terhadap observasi dan evakuasi WNI dari Wuhan itu sudah sangat ketat.

"Penanganan terhadap WNI itu sangat ketat dan SOP nya juga sudah sesuai standar WHO," pungkasnya.

Selain itu dia menyampaikan, penyebaran penyakit virus korona itu juga tidak begitu mudah.

"Penyebaran virus korona itu harus ada kontak langsung. Nah, kalau warga Natuna tidak perlu khawatir karena lokasi observasi juga tak berhubungan langsung dengan masyarakat setempat," tambah Iskandar.

Kemudian ratusan WNI dari China itu juga sudah melalui pemeriksaan ketat sejak dari China. 

"Tidak semua bisa lolos, mereka yang diduga terkena virus Korona, atau dicurigai tidak boleh keluar China, itu sesuai dengan instruksi dari WHO," ujar Iskandar. (Andri)

Sumber : Diskominfo Kepri





Berita Terkait
Lihat Semua