Ini Kronologis Tenggelamnya 4 Pelajar SMPN 7 Tanjungpinang di Pantai Trikora
02 Februari 2020
Tim SAR bersama warga mengevakuasi salah satu dari empat pelajar yang tenggelam terseret arus di Pantai Trikora, Bintan, Minggu (2/2/2020). (Foto: Istimewa/SAR Tanjungpinang)
INILAHKEPRI, BINTAN - Dua dari empat pelajar SMP Negeri 7 Tanjungpinang yang tenggelam terseret arus Pantai Serumpun Padi Emas, Trikora, Bintan, Minggu (272/2020) telah ditemukan. Seorang diantaranya selamat, seorang meninggal dunia, dan dua lainnya masih dalam pencarian. 

Informasi diperoleh dari Kantor Basarnas Tanjungpinang, Tenggelamnya empat pelajar SMP Negeri 7 Tanjungpinang ini bermula ketika mereka berenang di pantai tersebut. 

Jumlah keseluruhan pelajar ini sebanyak 13 orang. Mereka tiba di Serumpun Padi Emas sekitar pukul 13.30 WIB.

Sekitar pukul 14.10 WIB, 10 orang diantaranya berenang di tepi pantai. Mereka masing-masing : Adrian Prayoga, Alvriadi Marzai, Arifandi Agung Permana, Fajar Hidayat, M Haikal Kurniawan, Sofyan Ramadhan, Haikal Fatra, Delon Nofriandi, Robinson Silaban, M Irfan Ramadhan.

Sekitar pukul 14.25 WIB, ombak mulai meninggi. Keempat pelajar:  Robinson Silaban, Delon Nofriandi, Haikal Fatra, Sofyan Ramadhan, terlihat berenang ke tengah. Dan sekitar pukul 14.30 WIB, keempatnya terlihat meminta tolong. 

Teman-teman mereka yang melihat hal itu langsung meminta tolong kepada pengunjung lainnya. Saat itu tubuh keempatnya tidak terlibat lagi. 

Sekitar pukul 15.30 WIB, korban Atas nama Delon Nofriandito ditemukan oleh Tim penjaga pantai dari BPBD Bintan dan di bawa ke Puskesmas Kawal, dalam keadaan sadar.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim SAR mendapati Ronaldo Robinson (15) berada di bibir pantai, sekitar 500 meter dari lokasi tempat mereka terseret arus. 

Sedangkan dua pelajar lain : M Sofyan Ramadhan (13) dan Haikal Fatra (15), sampai malam ini masih dalam pencarian Tim SAR. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua