RSUP Raja Ahmad Tabib Gelar Simulasi Penanganan Virus Corona
31 Januari 2020
Petugas medis RSUD Raja Ahmad Tabib berpakaian lengkap membawa seorang pasien diduga terinfeksi virus nCoV-2019 atau corona virus. Ini merupakan salah satu rangkaian simulasi penanganan pasien nCoV-2019 digelar RSUD Raja Ahmad Tabib, Jumat (31/1/2020). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG- Seorang pasien wanita berusia 24 tahun, Jumat (31/1/2020), dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang, karena mengalami demam, batuk dan sesak napas sekembalinya berlibur dari Cina. Diduga dia terinfeksi virus nCoV-2019 atau corona virus.

Di sana, pasien langsung dibawa ke ruang rawat isolasi. Dia ditangani tiga tenaga medis mengenakan pakaian alat pelindung diri.  

Pasien kemudian diambil sampel darahnya, disapu lendir pada bagian dalam tenggorokan dan juga dirontgen pada bagian dada. 

Setelah dicek tekanan darah, kemudian mendapatkan bantuan pernafasan dan diberi infus, pasien dibawa ke ruang isolasi di Ruang Mawar, lantai 6. 

Namun rangkaian penanganan medis terhadap pasien ini bukanlah kejadian sesungguhnya, melainkan simulasi penanganan Pnemonia Corona Virus yang digelar RSUP Raja Ahmad Tabib, Provinsi Kepri.

Pasien tersebut kemudian dibawa ke ruang isolasi khusus, di Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

“Simulasi ini sengaja digelar agar kami dan juga tenaga medis siap menghadapi pnemonia corona virus ini. Jadi tim semakin mantap, sudah tahu apa-apa saja tugasnya seandainya ada pasien itu,” sebut dr. Elfiani Sandri, MPH, Plt Direktur RSUP Raja Ahmad Tabib. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua