Masuk Penilaian Adipura, Syahrul Minta Kebersihan Pasar Dijaga Seperti Rumah Sendiri
30 Januari 2020
Pasar Potong Lembu, Tanjungpinang. Wali Kota Syahrul meminta kebersihan pasar diperhatikan mengingat menjadi salah satu indikator penilaian Adipura. (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul memberi atensi bagi pengelola maupun pedagang untuk memperhatikan kebersihan di Pasar Potong Lembu yang baru siap direvitalisasi. Pasalnya, kebersihan pasar menjadi salah satu indikator penilaian piala Adipura.

"Direktur baru, pegawai-pegawai baru, harus semangat baru Tentu satu persepsi tentang pasar dan pedagang, khususnya menjaga kelestarian dan kebersihan pasar," kata Syahrul didampingi Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma bersama direksi PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) saat peresmian Pasar Potong Lembu, Kamis (30/1).

Untuk melaksanakan keinginan itu, Syahrul memberikan tips agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), selaku pengelola dan pedagang harus bersinergi menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar tersebut. Ia berharap, BUMD Kota Tanjungpinang dan pedagang harus memiliki rasa tanggungjawab sebagaimana pasar itu rumah sendiri.

"Di mana-mana pasar itu masalahnya adalah kebersihan, dan kebersihan pasar ini juga menjadi indikator penilaian Adipura," ujarnya.

Syahrul menuturkan, pasar rakyat merupakan penyumbang pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang. Rampungnya revitalisasi Pasar Potong Lembu ini diharapkan dapat menjaga dan memelihara bersama pasar tersebut agar menjadi pasar yang ideal, layak, nyaman, aman dan tidak kumuh.

"Dengan diresmikannya kembali Pasar Potong Lembu ini, diharapkan akan lebih memberikan kontribusi yang lebih besar untuk PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Kota Tanjungpinang," pungkasnya.(Albet)




Berita Terkait
Lihat Semua