Pasar Potong Lembu Kembali Beroperasi
30 Januari 2020
Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, berbincang dengan pedagang Di Pasar Potong Lembu yang kembali dioperasikan, Kamis (30/1/2020). (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang merampungkan revitalisasi bangunan pasar Potong Lembu tahun 2019 lalu. Kamis (30/1) pagi, pasar Potong Lembu kembali dibuka untuk masyarakat Kota Tanjungpinang.

Dibukanya kembali pasar Potong Lembu itu ditandai dengan peresmian oleh Wali Kota Tanjungpinang bersama Wakil Wali Kota  dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. 

Pasar Potong Lembu itu dikelola PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan, revitalisasi bangunan pasar Potong Lembu itu berlangsung sejak 17 Juni hingga 15 Desember 2019 lalu. Revitalisasi dua unit bangunan yang terletak tak jauh dari pusat kuliner Akau Potong Lembu itu menghabiskan dana sekitar Rp2,7 miliar.

"Revitalisasi ini dilaksanakan oleh CV Permata Bintan dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Kementerian Perdagangan tahun 2019, dan dana pendamping sekitar Rp95 juta," ujarnya.

Ahmad Yani menjelaskan, dua bangunan pasar Potong Lembu itu memiliki 96 unit kios dan 72 lapak atau meja untuk berjualan ikan dan sayuran.

Ahmad Yani menambahkan, saat ini pasar Potong Lembu kembali beraktivitas seperti biasanya. Kedepan pasar yang dikelola oleh BUMD Kota Tanjungpinang ini diharapkan mampu menciptakan suasana pasar yang ideal, bersih dan nyaman bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.

"Nanti, pasar ini tidak lagi menjadi pasar yang kumuh, sumpek dan fasilitas yang mampu bersaing serta dapat menjadi objek wisata belanja alternatif," ujarnya.

Budi, salah seorang pedagang mengaku senang karena telah menempati bangunan pasar yang lebih nyaman. Namun, katanya, ada beberapa fasilitas yang mesti disediakan sesegera mungkin untuk kenyamanan bagi pedagang, seperti ketersediaan gudang penyimpangan yang layak dan lainnya.

"Tong sampah juga harus segera, hari ini sudah mulai beraktivitas, karena sampah tak boleh lagi buang ke laut, kan kita mau pasar ini menjadi pasar yang bersih dan nyaman," pungkasnya.(Albet)




Berita Terkait
Lihat Semua