Giliran Guru di Lingga Dimintai Komitmennya Tidak Pakai Narkoba
29 Januari 2020
Plt Gubernur Kepri Isdianto, berswafoto dengan tenaga pengajar di Dabo Singkep, Lingga. Kepada tenaga pengajar di sana, baik ASN maupun Non ASN, Isdianto menegaskan untuk berkomitmen menjauhi narkoba. (Foto: IST/Humas Pemprov Kepri)
INILAHKEPRI, LINGGA - Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau kepada seluruh Guru serta Guru Tidak Tetap (GTT) untuk berkomitmen menjauhi narkoba. 

Hal ini ditegaskan Isdianto saat Penandatangan Pakta integritas Anti Narkoba untuk para Guru serta Penandatangan Perjanjian Kerja Pendidik dan Tenaga Pendidik NON-ASN Se-Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2020 di SMKN Singkep, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu (29/1/2020).

"Setelah penandatanganan pakta integritas ini berarti semuanya harus komitmen untuk menjauhi Narkoba. Kita tahu Narkoba banyak efek negatifnya. Oleh karena itu, bagi siapapun yang diketahui terlibat dan memakai barang haram ini, maka akan diberhentikan dengan tidak hormat," tegas Isdianto.

Dengan demikian, Isdianto juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru, baik yang PNS maupun GTT yang telah mampu mengangkat derajat pendidikan Kepri.

"Sengaja saya datang langsung ke sini dan menyampaikan terimakasih kepada semua guru karena dedikasi dan kerja kerasnya, mampu mengangkat derajat pendidikan Kepri sehingga menempati urutan 2 untuk tingkat Nasional dibawah Yogyakarta," ujar Isdianto.

Isdianto mengatakan peringkat Kepri yang berada diatas DKI, Bandung, Medan, Surabaya bahkan Provinsi Besar lainnya menunjukan bahwa guru-guru yang ada di Kepri ini mengajar penuh dengan kesungguhan dan kegigihan walaupun dalam keterbatasan.

"Pertahankan terus semangat ini karena di tangan bapak/ibu guru lah yang akan menentukan maju tidaknya suatu bangsa. Bangsa yang maju ditentukan oleh SDM handal yang tentunya hasil didikan para guru terbaik," jelas Isdianto.

Kedepan Isdianto mengatakan bahwa Kepri butuh SDM yang berkualitas untuk menempati semua posisi dan jabatan profesional di semua bidang.

"Ini merupakan tantangan buat kita semua dan saya harap dengan bantuan fan dukungan pemerintah, para guru dapat mewujudkan SDM berkualitas untuk Kepri yang lebih baik," ucapnya.

Lebih lanjut Isdianto menjelaskan, karena tanggungjawab para guru yang sangat besar, maka dirinya terus berusaha secara perlahan mencari formulasi-formulasi baru agar para guru, bukan hanya yang PNS atau juga GTT juga bisa sejahtera.

"Untuk tahun ini bisa kita jamin bahwa gaji guru semuanya tidak akan dirapel, selain itu kami mengeluarkan kebijakan sehingga GTT bisa mendapatkan gaji ke-13 yang akan dikeluarkan sebelum idul fitri serta akan ada kenaikan gaji pada bulan Juli nanti sebesar 5 persen.Semua terua kita pikirkan demi kesejahteraan para guru," pungkasnya. (Rico

 




Berita Terkait
Lihat Semua