Tahu Ruang Anak Buahnya Di Geledah, Syahrul Dukung Jaksa
29 Januari 2020
Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul merespon kegiatan penggeledahan ruang pejabat eselon III di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tanjungpinang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang pada Selasa (28/1) kemarin. Ia mengaku akan mendukung penuh pengungkapan kasus dugaan korupsi pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) itu.

"Apa yang disita semalam belum ada laporan ke saya, yang digeledah juga hanya ruang itu sama rumahnya saja," kata Syahrul usai meninjau alat Thermal Scanner di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Rabu (29/1).

Syahrul menegaskan, bahwa dirinya selaku pimpinan di Pemerintahan Kota Tanjungpinang akan terus mendukung pengungkapan kasus dugaan korupsi BPHTB tahun 2018-2019 tersebut. 

"Proses hukum tak boleh dicegah cegah, proses hukum harus berjalan. Dan kita ikuti proses hukum ini. Kan belum ditahan," tegasnya.

Menurut Syahrul, kejadian itu seharusnya menjadi pelajaran bagi pejabat atau pegawai Pemko Tanjungpinang lainnya. Bahkan, sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Tanjungpinang dan saat pelantikan para pejabat eselon II, III dan IV juga sudah mewanti-wanti untuk tidak bertindak di luar aturan yang sudah ditetapkan.

"Jalani tugas sesuai tupoksi, jangan bermain-main, zaman ini bukan zaman dulu lagi, serba sudah canggih," pungkasnya.

Sebelumnya, penyidik Kejari Tanjungpinang menggeledah ruangan pejabat eselon III di Kantor BPKAD Kota Tanjungpinang berinisial Y. Dalam penggeledahan, penyidik menyita sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi BPHTB dan laptop. Sedangkan, dalam waktu dekat, jaksa akan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. (Albet)




Berita Terkait
Lihat Semua