Tim Surveilance Dinkes Kepri Nyatakan Tangani Isu virus Korona Sejak Awal
28 Januari 2020
Stakeholder tergabung dalam Tim Gerak Cepat penanganan virus korona Advokasi dan Sosialisasi Kewaspadaan Dini Penanggulangan 2019 nCov di Rumah Sakit awal Bros Batam, Selasa (28/1/2020). Tim Surveilance Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan pihaknya telah menangani isu merebaknya virus korona asal Wuhan, China atau lebih dikenal dengan nama 2019 nCov sejak awal kasus ini merebak. (Foto: Istimewa/Diskominfo Kepri)
INILAHKEPRI, BATAM - Tim Surveilance Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan pihaknya telah menangani isu merebaknya virus korona asal Wuhan, China atau lebih dikenal dengan nama 2019 nCov sejak awal kasus ini merebak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Irmansyah melalui Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi, Indrike Caesaria di Batam Selasa (28/1/2020) dalam pemaparan di acara Advokasi dan Sosialisasi Kewaspadaan Dini Penanggulangan 2019 nCov di Rumah Sakit awal Bros Batam.

Menurut Indrike, Tim Surveilance telah hadir langsung di lapangan dalam memberikan pendampingan dan kewaspadaan dini di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Salah satu contohnya adalah penanganan wisatawan asing asal China yang mengalami gejala demam dan batuk pilek saat berwisata di Bintan.

"Wisatawan asing ini diduga demam sehingga perlu pemeriksaan lanjutan, dimana 2 orang diperiksa di RSUD Bintan Kijang, 2 orang diperiksa di RSUD Engku Daud Tanjung Uban dan 1 orang diperiksa di RSUP Ahmad Tabib. Kesemuanya negatif," terangnya.

Dia menegaskan adanya kehadiran langsung Tim surveilance dalam proses penanganan tiap wisatawan asing yang diduga mengalami gejala demam dan batuk pilek di wilayah Kepulauan Riau. 

"Kemarin itu kita mendampingi penanganan 2019 nCov berdasarkan pedoman penanggulangan penyakit saluran napas pada kasus MersCov dan SARS. Sementara pedoman menangani  2019 nCov belum tersedia," ujarnya.

Indrike juga menjelaskan bahwa Pedoman Penanggulangan 2019 nCov baru tersedia sehingga langsung diadakan acara Advokasi dan Sosialisasi di RS Awal Bros Batam.

"Kita berharap masyarakat tenang dan waspada. Jangan Panik. Dinas Kesehatan telah bekerja, tanpa liputan untuk menjaga kondisivitas masyarakat. Namun seluruh progress kerja akan diberi update ke masyarakat melalui saluran resmi," paparnya.

Dia menegaskan seluruh stakeholder yang bertugas menangani telah berkumpul dan berkoordinasi dalam Tim Gerak Cepat di mana Tim Surveilance Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menjadi intinya.

"Jangan latah dan panik apalagi lebay. Itu hanya akan memperparah situasi, padahal sebenarnya tidak terjadi apa apa," saran Dr Indrike lebih lanjut. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua