Susun RPJMD 2021-2024, Pemprov Kepri Gandeng Tenaga Ahli UGM
28 Januari 2020
Plt Gubernur Kepri Isdianto bersama Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbang) Provinsi Kepri Naharuddin saat melaksanakan rapat rutin bersama seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri di Rupatama lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (27/1/2020). Pemerintah Provinsi Kepri akan melibatkan tenaga ahli dari UGM dalam penyusunan RPJMD 2021-2024. (Foto: IST/Humas Pemprov Kepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mengajak seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersinergi dalam upaya penyusunan Perencanaan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2021-2024.

Selain itu, Isdianto juga menyambut baik upaya memberikan pemahaman bagi pejabat agar pada tahun 2020 ini sudah menyusun RPJMD 2021-2024 sesuai Instruksi Permendagri. 

Hal tersebut disampaikan Isdianto saat memimpin rapat rutin bersama seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri di Rupatama lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (27/1/2020).

"Pemahaman penting serta penyelarasan antara semua Pejabat terkait, sehingga terjadi sinkronisasi antara Renstra dengan RPJMD," ungkap Isdianto.

Isdianto juga menegaskan kembali kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Kepri agar memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Pemahaman dia sebut menjadi instrumen penting untuk bekerja dan mencapai kinerja terbaik.

"Harapan saya di tahun 2020 menjadi tahun perubahan dalam lingkup Pemprov Kepri. Kebersamaan menjadi penting untuk terus dijaga. Jangan malu maupun gengsi menanyakan hal yang tidak diketahui selagi itu untuk kebaikan dan kemajuan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbang) Provinsi Kepri Naharuddin mengatakan, terkait persiapan penyusunan RPJMD Kepri 2021-2024 sesuai Permendagri bahwa penyusunannya harus sudah dimulai sejak tahun 2020 ini.

"Barenlitbang telah mendapat arahan Plt Gubernur untuk bekerja sama menyusun RPJMD bersama tenaga ahli yang berasal dari Perguruan Tinggi (UI, ITB dan UGM) dan dari reverensi ini dipilihlah UGM," tambahnya.

Ketua Program Doktor Administrasi Publik UGM dia sebut yang akan membantu sejumlah hal yang harus diperkuat, seperti menyamakan persepsi antara pejabat terkait dengan Kepala Dinas dalam penyusunan.

Tahapan harus dilalui antara lain Backgroud Study (Naskah Akademik Ilmiah) untuk menjadi dasar dari RPJMD, lalu Round one (Perencanaan Awal) yang paling memegang peranan penting dalam tahap ini adalah kepala dinas.

"Hari Rabu, tim sudah datang, banyak daerah yang susun RPJMD dan Renstra adalah eselon 3 dan 4 maka nanti semua Sekretaris dan Kasubbag Perencanaan akan kami undang hadir di Batam, setelah itu ada group diskusi seluruh Kepala Dinas, ini tidak boleh diwakilkan," papar Nahar. (Rico)





Berita Terkait
Lihat Semua