Wabah Virus Korona, 7 Wisman Asal Wuhan Dalam Pengawasan Pemerintah Kepri
27 Januari 2020
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana. (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Selama wabah virus Korona melanda Wuhan, Pemerintah Kepulauan Riau telah mengawasi tujuh wisatawan asal China yang terindikasi. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana mengatakan, wisatawan asal China itu lima diantaranya sudah dipulangkan ke negara asalnya.

"Hingga saat ini, ada 7 termasuk dengan yang hari Minggu itu, ada orang yang dalam pengawasan (Virus Korona)," kata Tjetjep saat berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, Senin (27/1/2020).

Tjetjep menuturkan, ketujuh wisatawan asal China itu telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan di sejumlah rumah sakit yang ada di Kepri. Ketujuh wisatawan asal Wuhan itu merupakan rujukan dari petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang berada dipintu-pintu masuk ke wilayah Kepri.

"Ketujuh orang itu negatif, bahkan lima orang sudah kembali ke negara asalnya," ungkapnya.

Menurut Tjetjep, dua orang wisatawan asal China lainnya yang masih berada di Kepri saat ini masih dalam pengawasan petugas medis. 

"Satu di Karimun di Rumah Sakit Muhammad Sani dan satu di Batam di Rumah Sakit Embung Fatimah, dan tadi malam hasilnya negatif," ungkapnya.

Tjetjep memastikan bahwa pihaknya bersama petugas KKP di wilayah Kepri akan terus melakukan pengawasan terhadap warga negara asing asal Wuhan. Bahkan setiap warga negara asal China juga sudah dibekali kartu kewaspadaan kesehatan oleh negara asalnya yang dikenal dengan Hearlh Alert Card.

"Di Alert Card itu, di situ akan diketahui mereka di Indonesia tinggal di mana, di situ juga ada nasihat jika memiliki gejala," katanya.

Dalam kasus virus Korona ini, tambah Tjetjep, pihaknya memberikan dua kategori yakni orang dalam pengawasan dan orang yang sudah diduga mengidap atau suspek virus Korona tersebut. 

"Kalau yang datang pada hari Minggu kemarin ke IGD (RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang), itu kategori pengawasan, karena hasilnya negatif, dan itu langsung pulang," pungkasnya. 

Ketujuh wisatawan asal Wuhan itu, kata Tjetjep adalah salah satu fakta, bahwa Pemerintah Provinsi Kepri yakni instansi terkait sudah melakukan langkah antisipasi dengan baik. "Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, kami sudah bekerja," pungkasnya. (Albet)





Berita Terkait
Lihat Semua