Jembatan Batam-Bintan Mulai Dibangun 2021
24 Januari 2020
Perairan antara Pulau Batam dan Pulau Bintan. Plt Gubernur Kepri Isdianto memastikan pembangunan Jembatan Batam-Bintan akan dimulai tahun 2021 dengan menggunakan skema pembagian pembiayaan antara APBN dan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha. (Foto: Dokumen inilahkepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Kepri Isdianto memastikan pembangunan jembatan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan akan dimulai 2021. 

"Tahun 2021 mendatang akan dimulai dengan peletakan batu pertama dan langsung dibangun pekerjaannya," ungkap Isdianto di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (23/1/2020).

Jembatan sepanjang 7 kilometer ini nantinya akan menggunakan skema berbagi (sharing) pembiayaan antara APBN dan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

Isdianto mengatakan, pembiayaan dengan skema sharing tersebut merupakan solusi untuk mewujudkan jembatan Babin yang estimasi anggarannya mencapai Rp 7 Triliun. 

Isdianto menjelaskan, rencana pembiayaan skema sharing itu disampaikan langsung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) saat memantau titik lokasi pembangunan jembatan bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim di akhir Desember 2019 lalu. 

"Setelah meninjau pemerintah pusat saat ini sedang menyusun skema sharing pembiayaannya. Untuk di APBN berapa, dan KPBU berapa" ungkapnya.

Ia pun optimis mimpi masyarakat Provinsi Kepri untuk melihat pembangunan jembatan itu benar-benar akan terwujud. Apalagi,   realisasi pembangunan Jembatan Babin merupakan janji Presiden Joko Widodo. 

Selain itu, Kementerian PUPR dan kementerian terkait lainnya juga saat ini terus menindaklanjuti rencana pembangunan jembatan yang pengerjaannya ditargetkan rampung selama tiga tahun. 

"Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, saya yakin akan segera dikerjakan dan rampung tiga tahun," pungkasnya. (Rico)





Berita Terkait
Lihat Semua