500 Kg Komonidas Pertanian Hasil Tegahan Dimusnahkan
24 Januari 2020
Pemusnahan sekitar 500 kg komodinas pertanian hasil tegahan Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang, Jumat (24/1/2020). Penegahan dan pemusnahan komoditas hasil pertanian berupa daging hewan dan tumbuhan ini salah satunya untuk mencegah masuknya virus ASF yang kini merebak di sebagian besar negara di Asia Tenggara. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Karantina Pertanian Tanjungpinang, Jumat (24/1/2020), memusnahkan berbagai komoditas pertanian wajib periksa karantina.

Pemusnahan dilaksanakan di Kantor Karantina Pertanian dengan cara dibakar di dalam tungku.

Komoditas yang dimusnahkan tersebut ditegah dari penumpang yang masuk melalui pelabuhan yang ada di Pulau Bintan, dibawa wisatawan atau warga Indonesia yang melakukan kunjungan ke luar negeri. Beberapa komoditas ditegah dari kapal kargo, hasil kerjasama Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang dengan Bea Cukai, AVSEC, Syahbandar, Polisi Pelabuhan, serta pengelola pelabuhan.

"Penegahan dilakukan selama libur Natal dan Tahun Baru hingga menjelang Tahun Baru Imlek," kata Kepala Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang, Donni Muksydayan.

Rata-rata produk dimusnahkan merupakan produk olahan daging babi kemasan. Terdapat pula sayur, buah dan benih tanaman. Total keseluruhan mencapai 500 kg. 

"Rata-rata komoditas berasal dari China. Walaupun beberapa diantaranya dibawa dari Malaysia, tetapi ini produk buatan China" kata Kepala Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang Donni Muksydayan. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua