Dewan Minta Disbudpar Lebih Inovatif
21 Januari 2020
Wisatawan berkunjung ke Gedung Gonggong, salah satu ikon sekaligus objek wisata Kota Tanjungpinang. Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Ade Angga meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bekerja secara inovatif dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) yang menjadi tema besar pembangunan Kota Tanjungpinang tahun ini. (Foto: Albet)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bekerja secara inovatif dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) yang menjadi tema besar pembangunan Kota Tanjungpinang tahun ini.

"Kita sudah mengetahui bahwa Dinas Pariwisata telah merilis kalender pariwisata, jadi fokus saja pada program yang sudah dirilis tersebut," kata Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga saat menghadiri acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) ke 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Senin (20/1) kemarin.

Menurut Ade, Wali Kota Tanjungpinang juga telah mengumumkan tema pembangunan Kota Tanjungpinang tahun 2020, yakni fokus pengembangan pariwisata, ekraf dan infrastruktur dasar. Sehingga, dinas terkait harus lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Tanjungpinang.

"Dengan adanya kalender pariwisata tersebut, saya kira Dinas Pariwisata sudah membuat trobosan yang sangat baik," ungkapnya.

Terkait anggaran, kata Ade, Disbudpar juga diminta untuk memakluminya. Tahun ini, Disbudpar mendapatkan anggaran sekitar Rp20,2 miliar. Anggaran itu diharapkan seluruh program di dinas tersebut dapat berjalan maksimal.

"Mengenai anggaran, memang segitulah kemampuannya. Tinggal bagaimana sedikit kreatif, menggandeng pihak sponsor atau partner lainnya yang bisa diajak kerja sama," ujarnya.

Ade yang juga politisi partai Golkar ini menilai, Disbudpar dalam menjalankan seluruh program kegiatannya pasti tidak sendiri. Disbudpar harus bisa mengajak rekanannya yakni para insan pariwisata untuk memajukan pariwisata di Kota Tanjungpinang. 

"Dinas Pariwisata bisa menggandeng pelaku tour travel, hotel, BUMN dan sebagainya, dan OPD juga bisa melakukan kegiatan yang mengarahkan sektor pariwisata, saya yakin bisa," pungkasnya. (Albet)




Berita Terkait
Lihat Semua