Lebihi Target, 2,8 Juta Wisman Datangi Kepri Selama 2019
14 Januari 2020
Sejumlah wisatawan manca berkunjung ke gurun pasir, Desa Busung, Bintan beberapa waktu lalu. Plt Gubernur Kepri, Isdianto menyampaikan, angka kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau pada 2019 lalu melebih target, yakni sebanyak 2,8 juta wisman. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, JAKARTA - Selama tahun 2019 lalu, kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Bunda Tanah Melayu ini mencapai 2.590.802 orang. Jumlah ini melebihi target RPJMD Kepri sebesar 2,3 juta pelancong.

 

"Jumlah ini belum masuk data Desember 2019 yang baru terekspose awal Februari nanti. Sepertinya sampai 2,8 juta wisman yang datang ke Kepri," ungkap Isdioanto dalam perbincangan di JI Expo, Jakarta.

 

Di kesempatan itu, Isdianto menegaskan pariwisata merupakan industri yang menjanjikan untuk ditumbuhkembangkan di Kepri. Sebagai masa depan ekonomi Kepri, semua elemen masyarakat harus mendukung industri pariwisata yang semakin maju.

 

"Apalagi setiap tahun, jumlah wisatawan manca negara yang masuk ke Kepri melebihi target. Saya selalu menegaskan pariwisata menjadi salah satu masa depan ekonomi Kepri, selain perikanan kelautan dan pertanian," ujarnya.

 

Karena itu, Isdianto mengajak bersama-sama mendukung kemajuan sektor pariwisata. Ini semua, lanjutnya kerja keras semua pihak baik pelaku pariwisata, TNI Polri dan seluruh masyarakat Kepri. Terima kasih dukungannya.

 

"Kita harpkan tahun 2020 ini, bisa lebih banyak lagi yang menikmati pesona Kepri," katanya.

 

Isdianto pun berharap iven-iven yang menarik wisatawan semakin diperbanyak di Kepri. Peran swasta cukup besar di sektor ini. Apalagi beberapa di antaranya menyelenggarakan iven sport tourisme.

 

Pemprov, kata Isdianto, selain meningkatkan program kepariwisataan, juga sedang fokus di Pulau Penyengat. Pulau Perdamaian Dunia ini pun diharapkan semakin menarik minat banyak wisman untuk menikmati berbagai pesonanya.

 

Menjadi pintu kedua masuknya wisatawan ke Indonesia setelah Bali, kata Isdianto, menjadi prestasi tersendiri bagi pariwisata Kepri. Memang pada periode Januari-November 2019, wisman ke Indonesia mencapai 14,915,610 kunjungan. Kepri tetap menduduki peringkat kedua terbesar di Indonesia. Persentase 3 besar kunjungan wisman Periode Januari – November 2019 diantaranya Bali (38,47%), Kepri (17,37%), Jakarta (15,21%) dan lainnya (28,95%).

 

"Semoga tahun 2020 semakin besar lagi persentase wisman yang masuk ke Kepri. Kalau kita bersama, semua pasti bisa," pungkas Isdianto.

 

Pada November 2019 ada 242,268 kunjungan wisman ke Kepri. Ada kenaikan sebesar 9,65 persen dibanding November 2018. Sementara, secara kumulatif Januari – November 2019 jumlah kunjungan wisman mencapai 2,590,802 kunjungan mengalami kenaikan 11,89 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode Januari–November 2018 berjumlah 2.315.553 kunjungan.

 

Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada Bulan November 2019 didominasi oleh wisman dari Singapura dengan persentase sebesar 47,42 persen, disusul Malaysia 10,33 persen, Tiongkok 10,05 persen, India 5,29 persen dan lainnya 26.91 persen. (Rico)





Berita Terkait
Lihat Semua