Kapolres Muhammad Iqbal Tegaskan Netralitas dalam Pilkada Kepri 2020
07 Januari 2020
Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal foto bersama komisioner Bawaslu dan KPU Tanjungpinang usai pertemuan di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (7/1/2020). Iqbal menegaskan pihaknya akan mengedepankan netralitas dalam Pilkada 2020. (Foto: IST/Bawaslu Tanjungpinang)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Kepolisian Resor Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal menegaskan akan menegakkan asas netralitas pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau 2020.

Polres Tanjungpinang juga dia sebut akan menyiapkan personel yang bekompeten dalam rangka persiapan pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sekaligus sinergitas Polsek dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Komitmen ini disampaikan Iqbal saat pertemuan bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (7/1/2020).

"Sinergitas harus ditingkatkan guna mensukseskan Pemilihan Gubernu dan Wakil Gubernur Kepri," ujar Iqbal.

Pada kesempatan sama, Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini menjelaskan bahwa selama ini kerjasama kelembagaan Bawaslu dengan Polres dalam mensukseskan pesta demokrasi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 sudah terjalin dengan baik dan perlu ditingkatkan dalam rangka menciptakan Pilkada yang demokratis, bermartabat, damai dan kondusif.

"Silaturahim ini menjadi urgen dalam meningkatkan koordinasi dan sinergitas dan penguatan fungsi kelembagaan dalam mensukseskan Pilkada yang berkualitas", tutur Zaini yang juga Kordiv Pencegahan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga.

Zaini menambahkan bahwa secara teknis sinergitas yang telah terbangun dalam berbagai hal, baik dalam upaya menciptakan suasana pesta demokrasi yang kondusif dan aman, koordinasi sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi kerawanan, serta upaya penegakan keadilan Pemilu dalam kelembagaan Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) sudah berjalan baik.

"Untuk lebih meningkatkan sinergitas, Bawaslu telah mengintruksikan kepada seluruh Panwascam yang sudah terbentuk untuk senantiasa membangun silaturahim dan sinergitas dengan Polsek dan stakeholder lainnya disetiap wilayah Kecamatannya," ujar Zaini.

Komisioner Bawaslu Kota Tanjungpinang Mariyamah menambahkan, selama Pemilu 2019, Sentra Gakkumdu telah menangani 12 kasus dugaan pidana Pemilu. Dugaan terdiri dari 5 perkara inkrah dalam putusan Pengadilan  Negeri, dan 7 lainnya selesai di pembahasan kedua Sentra Gakkumdu. 

"Secara umum pada Pemilu 2019, Bawaslu telah menangani 15 dugaan pelanggaran Pemilu, yaitu 12 Pidana Pemilu, 2 pelanggaran administrasi dan 1 pelanggaran kode etik," jelas Maryamah yang juga Kordiv.Hukum dan Penindakan Pelanggaran.

Mariyamah menambahkan, pembentukan Sentra Gakkumdu akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sedang menunggu arahan dari Bawaslu RI, terkait waktu dan jumlah personilnya. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua