Ziarah Makam Leluhur, Tradisi Rutin Hari Jadi Tanjungpinang
06 Januari 2020
Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, didampingi Wakil Wali Kota, Ketua DPRD serta tokoh masyarakat dan Lembaga Adat Melayu Tanjungpinang saat berziarah di makam Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, di Kampung Melayu, Kota Piring, Senin (6/1/2020). Ziarah dilaksanakan sempena peringatan 236 hari jadi Tanjungpinang, yang merupakan tradisi digelar setiap tahun. (Foto: Istimewa/Humpro Pemko Tanjungpinang)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Peringatan 236 tahun Hari Jadi Tanjungpinang, 6 Januari 2020, diperingati Pemerintah Kota setempat dengan melaksanakan ziarah makam leluhur.

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, bersama rombongan - diantaranya Wakil Wali Kota Rahma, Ketua DPRD Yurniarni Pustoko Weni serta tokoh masyarakat dan Lemabaga Adat Melayu - melaksanakan ziarah makam yang menjadi tradisi Pemko Tanjungpinang untuk mengenang jasa para pendahulu di Tanjungpinang.

Ziarah dimulai dari makam Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah di Kampung Melayu Kota Piring. Sesampainya di makam, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul beserta rombongan melaksanakan tahlilan serta memanjatkan doa. Tak hanya itu, dimakam itu juga dilakukan tabur bunga serta menggantikan kain batu nisan yang lama dengan yang baru.

Hal yang sama juga dilakukan di makam Daeng Marewah, dan Makam Daeng Celak di Sungai Carang. Kemudian rombongan menuju Pulau Penyengat untuk ziarah ke komplek pemakaman Engku Puteri Raja Hamidah, Raja Ali Haji, Raja Haji Fisabilillah dan berakhir di masjid raya Sultan Riau dan makan siang bersama. 

Syahrul mengatakan, kegiatan ziarah makam ini dilaksanakan secara rutin agar senantiasa mengingat jasa-jasa perjuangan para leluhur Tanjungpinang. Selain itu, ziarah dan doa bersama ke makam-makam leluhur Tanjungpinang ini juga dilakukan pembacaan sejarah semasa pendahulu masih hidup.

"Kita bisa seperti hari ini, karena ada kerja keras dan perjuangan dari para pendahulu kita, inilah sebagai wujud ucapan terimakasih serta penghormatan kepada para pendahulu," kata Syahrul.

Ke depan, Syahrul berharap, generasi muda Tanjungpinang harus tahu tentang sejarah Tanjungpinang dan menyampaikan ke publik agar kisah perjuangan terdahulu terus terjaga. "Semoga anak cucu kita dapat mengetahui sejarah yang ada di Tanjungpinang dan terus mempubliskan ke publik agar tidak terlupakan sampai akhir hayat," imbuhnya.

Ziarah makam pada Hari Jadi ke 236 Tanjungpinang juga diikuti oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, Pimpinan DPRD dan Anggota, Unsur FKPD, Kepala OPD, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. (Albet)





Berita Terkait
Lihat Semua