Positif Narkoba, Pegawai Pemprov Terancam Pemecatan
02 Januari 2020
Plt Gubernur Kepri, Isdianto. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, menegaskan akan memberhentikan dengan tidak hormat pegawai yang diketahui positif mengkonsumsi narkoba.

Seluruh pegawai - mulai dari pejabat eselon II, PNS, PTT dan THL - di lingkup Pemprov Kepri akan dimintai menandatangani surat perjanjian bermaterai. 

“Ada yang menyebut bahwasanya kita (Pemprov Kepri) tidak terlalu serius menangani Narkoba. Saya ada ide. Bagaimana jika seluruh pegawai menandatangani perjanjian? Bagaimana jika ada klausul, jika masih ada yang menggunakan makan akan diberhentikan secara tidak hormat,” ujar Isdianto saat memimpin Apel, Kamis (2/1/2020).

"Ini bukan sekedar ancaman. Ini betul-betul akan diterapkan,"  tegasnya lagi.

Berdasar PP nomor 53 tahun 2010, PNS yang terkena Narkoba akan dikenai sanksi disiplin. 

"Namun masih dianggap sebagai PNS. Bisa dibilang narkoba bisa kembali lagi. Tapi kita sudah sepakat untuk diberhentikan,” ujar Sekda Kepri, Arif Fadillah menambahkan.

Isdianto berharap perjanjian yang akan dibuat ini akan memberikan efek jera. 

"Saya harap, nanti jangan ada pihak-pihak yang mempermasalahkan. Kawan-kawan wartawan lah nanti yang bisa menilai. Ini semua demi kemajuan Kepri,” ujar Isdianto kepada wartawan. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua