Jadi Masalah Tahunan, Warga Gang Beluntas Tanjungunggat Bersama Bhabinkamtibmas Bersihkan Sampah Laut
24 November 2019
Warga Gang Beluntas Kelurahan Tanjungunggat bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungunggat membersihkan sampah laut yang ada di pemukiman warga setempat Minggu (24/11/2019). (Foto: IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Sampah laut menjadi persoalan tersendiri bagi warga yang tinggal di kawasan Pesisir Tanjungunggat, Tanjungpinang. Terlebih saat air laut pasang, sampah-sampah yang tadinya mengendap, naik ke permukaan dan membuat sejumlah kawasan di kelurahan ini dipenuhi sampah.

Salah satunya di Gang Beluntas RT.5 RW.6 Kelurahan Tanjungunggat. Ketika surut, air pasang meninggalkan tumpukan sampah di kawasan pemukiman itu. Sampah-sampah yang umumnya berupa sampah pelastik terlihat berserak di kolong rumah warga yang rata-rata rumah panggung. 

"Beginilah yang terjadi hampir setiap tahun saat musim air pasang," kata Aipda Razmudi, Minggu (24/11/2019).

Bhabinkamtibmas Polres Tanjungpinang yang bertugas di Kelurahan Tanjungunggat ini menjelaskan jika persoalan sampah laut ini telah terjadi menahun dan menjadi persoalan tersendiri bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir Tanjungunggat.

"Yang jelas menimbulkan kesan jorok. Tidak sedap dipandang mata," katanya.

Terhadap sampah yang berserak itu, pada Minggu pagi tadi, Aipda Razmudi bersama sejumlah warga di Gang Beluntas melaksanakan kegiatan bersih-bersih, mengangkat sampah laut yang berserak pasca terbawa air pasang.

Sampah yang berhasil dikumpulkan jumlahnya relatif banyak. 

"Semampunya kami bersama warga mengumpulkan. Belum bisa seluruhnya dibersihkan karena jumlahnya yang relatif banyak," katanyta lagi.

Sampah yang berhasil dikumpulkan itu lantas dibawa ke tanah lapang yang ada di sekitar Gang Beluntas untuk kemudian diangkut ke tempat pembuangan sampah.

Menurut Razmudi, dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau warga untukn rutin melaksanakan kegiatan gotong royong.

"Kami menganggap penanganan sampah laut ini harus dilaksanakan secara berkala," kata dia.

Razmudi menjelaskan jika sampah laut itu bisa berasal dari tempat lain yang kemudian terbawa air hingga ke Tanjungunggat.

"Tapi tidak menutup kemungkinan juga kalau sampah itu adalah sampah yang sengaja dibuang warga," tandasnya.

Untuk itu Razmudi berpesan kepada warga dan ketua RT setempat agar saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah ke laut. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua