4 Tahun Capaian Pemerintahan Lis-Syahrul
16 Januari 2017
Lis Darmansyah - Syahrul ketika dilantik 16 Januari 2013 lalu.
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Persis hari ini, 16 Januari 2017, Lis Darmansyah - Syahrul genap 4 tahun menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Selama 4 tahun menjalankan roda pemerintahan, Lis-Syahrul tercatat telah melakukan sejumlah capaian.

Berikut capaian yang telah dilakukan Lis-Syahrul selama 4 tahun menjalankan roda pemerintahan bersumber dari Humas dan Protokol Setdako Tanjungpinang.

1. Kedisiplinan ASN : 
Lis - Syahrul dinilai telah berhasil meningkatkan disiplin dan mental ASN. Ini ditandai dengan Pemko Tanjungpinang memperoleh peringkat ke-4 se Indonesia hasil survei integritas sektor publik oleh KPK karena mendapatkan nilai 7.50 diatas indeks minimal KPK 6.00 (2014). Tahun berikutnya Pemko Tanjungpinang mendapatkan penghargaan inovasi administrasi negara dari LAN RI (2015), kemudian mendapatkan predikat Sangat Baik (BB) terhadap akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota dr Menteri PAN-RB (2015 & 2016);

2. Pengelolaan Keuangan Daerah : 
Pengelolaan Keuangan Daerah dinilai semakin baik dari tahun ke tahun sehingga Pemko Tanjungpinang mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI dua tahun berturut turut (2014 & 2015);

3. Kesehatan : 
Peningkatan Sarana Kesehatan dengan Pembangunan Puskesmas batu 10 dan Puskesmas Pancur berstandar ISO, fasilitas rawat inap pada Puskesmas Kampung Bugis, peningkatan kualitas puskesmas pembantu dan posyandu serta penambahan fasilitas alat kesehatan seperti alat hemodialisa atau cuci darah di RSUD Tanjungpinang. Salah satu hasil kerja nyata dari kesehatan adalah pada tahun 2016 Kota Tanjungpinang berhasil menekan angka kematian ibu hingga nol kematian;

4. Pendidikan : 
Pemko Tanjungpinang menerapkan sistem rayonisasi, dampaknya sekarang dapat dirasakan bahwa kemampuan siswa disetiap sekolah kini sama secara akademis maupun non akademis. Bahkan melalui suntikan APBN dan APBD Pemko Tanjungpinang telah menambah Sekolah Baru, RKB, Ruang perpustakaan dan Ruang praktik sekolah Kejuruan. Upaya ini membuahkan hasil dengan prestasi ketika SMKN 1, SMPN 4, SMPN 2 menerima penghargaan Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup (2015) dan Juara Umum pelaksanaan ujian nasional berbasis online di Kepri dan peringkat 12 Nasional yg diraih SMPN 1;

5. Sarana Prasarana:
Peningkatan sarana dan prasarana umum dinilai juga mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, penerangan jalan umum (PJU) di kawasan yang selama ini belum terjamah listrik seperti KM 11, serta beberapa tempat lainnya juga sudah dibenahi. Terobosan yang terbaru guna efesiensi adalah mengganti lampu Sodium menjadi LED. Penyediaan air bersih di Kampung Bugis dan Penyengat dan pengelolaan persampahan juga telah diupayakan demi kenyamanan masyarakat;

6. Lahan Parkir:
Penertiban lahan parkir secara kontinyu terus disempurnakan sehingga mendapatkan penghargaan Wahana Tata selama 2 tahun berturut2 (2015 & 2016) dari Kementerian Perhubungan RI;

7. Fasilitas Publik:
Penambahan fasilitas publik dengan pembangunan taman-taman terus digalakkan, dari taman-taman yang ada di median jalan-jalan protokol yang rindang, hutan lindung, Taman Batu 10, Taman Laman Boenda serta gedung ikonik Gonggong telah dibangun sedemikian asrinya. Atas semua itu, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menganugerahkan sebagai pemenang nomor 2 lomba penanaman pohon se Indonesia (2015), dan Adipura Buana (2016), dan terbaik ke-2 Nasional atas upayanya mewujudkan kota dengan kualitas udara bersih;

8. Teknologi:
Pada bidang teknologi, Kota Tanjungpinang juga mencoba meningkatkan teknologi demi kesejahteraan masyarakat. Hasilnya, Kota Tanjungpinang mendapatkan predikat terbaik ke-2 nasional teknologi tepat guna dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2016). Ditahun yang sama, Tanjungpinang juga dianugerahi Indonesia Nation Award (ISNA) sebagai wujud Kota Cerdas (Smart City);

9. Kependudukan:
Kepedulian Pemko Tanjungpinang terhadap perempuan dan anak juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat dengan diraihnya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tiga tahun berturut-turut (2014, 2015 & 2016). Usaha lainnya terhadap program kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga juga mendapatkam penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari BKKBN Pusat (2016). (Red)




Berita Terkait
Lihat Semua