Empat Kali Pukulan Membuat Seorang Nelayan Gunung Kijang Jatuh Dari Pelantar Ikan
05 November 2019
Rekonstruksi kasus perkelahian mengakibatkan tewasnya, Fendi (30), nelayan Gunung Kijang, akibat terjatuh ke laut, Selasa (5/11/2019). (Foto: Istimewa)
INILAHKEPRI, BINTAN - Empat pukulan membuat Fendi (30) terjatuh ke laut hingga akhirnya ditemukan tewas pada 30 September 2019 lalu.

Kejadian menewaskan nelayan asal Gunung Kijang, Bintan ini direka ulang (rekonstruksi) di lokasi kejadian di Pelantar Kapal Ikan Akok, Gunung Kijang, Selasa (5/11/2019).

Sedikitnya ada 10 adegan yang diperagakan saat rekontruksi digelar Unit reskrim Polsek Gunung Kijang ini.

Pada adegan keempat, korban terlihat terlibat adu mulut yang dilanjutkan pemukulan dilakukan tersangka Rusdianto. 

Empat pukulan dilayangkan tersangka membuat korban terjatuh ke laut.

"Jadi saat mengetahui korban terjatuh, tersangka langsung mundur dan hanya diam saja. Baru setelah itu ada kawan mereka datang dan berupaya mencari korban," terang Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang Parluhutan Silalahi di sela rekonstruksi. 

Kanit Reskrim Gunung Kijang Ipda Hisuwanto Ady membahkan, jatuhnya korban ke laut bukan disebabkan didorong oleh tersangka.

"Saat berkelahi, korban mundur. Dia tidak sadar di belakangnya laut hingga skhirnya terjatuh," pungkas Ady.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban didapati keesekan harinya dalam kondisi tak bernyawa sekitar 50 meter dari lokasi dia terjatuh.

Dalam perkara ini, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 351 KHUP Ayat 3 dan 2 tentang penganiayaan berat dan menghilangkan nyawa seseorang. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua