Evaluasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Fokus Kepada Penyaluran Logistik Surat Suara
05 November 2019
Plt Gubernur Kepri Isdianto menerima penghargaan dari Ketua Bawaslu Kepri Muhammad Sjahri Papene yang diserahkan pada kegiatan Rakor Evaluasi Pemilu 2019 di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa (5/11/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Mengevaluasi pengawasan Pemilu 2019,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri berfokus kepada penyaluran logistik surat suara untuk diterapkan pada Pilkada Kepri mendatang.

Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan Susilo mengatakan, penyaluran logistik surat suara ke setiap tempat pemungutan suara menjadi hal utama yang menjadi perhatian Bawaslu Kepri.

Ini dia sebut mengingat kondisi Provinsi Kepri yang 96 persennya merupakan perairan. Ini dia katakan menjadi persoalan utama penyaluran logistik.

Indrawan menyebut terdapat sejumlah persoalan dalam penyaluran logistik Pemilu 2019. Diantaranya terdapat kekurangan atau kelebihan surat suara di beberapa TPS.

"Ini juga menjadi perhatian kita bersama, agar ketersediaan logistik surat suara dapat lebih baik," ujar Indrawan di sela Rapat Kerja Evaluasi Pengawasan Pileg dan Pilpers 2019 di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (11/5/2019).

Pada kesempatan ini Indrawan berharap KPU kedepannya dapat lebih terbuka dalam memberikan data logistik. 

"Selama ini memang KPU memang cenderung tidak terbuka soal data logistik itu. Padahal kami sebelumnya telah mengingatkan," katanya.

Dia juga berharap KPU dapat memperbaiki manajemen pendistribusian yang dianggap tidak jalan.  
 
Terkait permasalahan yang terjadi pada Pileg dan Pilpres 2019 lalu, Indrawan menyebut pihaknya akan mengajak KPU melakukan rapat koordinasi bersama.

"Ini karena Pilkada itu merupakan ujian bagi penyelenggara Pemilu di tingkat daerah, sehingga perlu koordinasi bagi KPU dan Bawaslu agar permalsahan yang terjadi pada Pemilu 2019 setidak-tidaknya bisa diminimalisir," paparnya.


Sebelumnya, Plt Gubernur Kepri Isdianto juga meminta agar Bawaslu Kepri untuk dapat mengevaluasi penyaluran logistik surat suara pemilu di seluruh kabupaten kota se Provinsi Kepri.

Isdianto juga berharap sejumlah permasalahan lain seperti penyebaran hoaks serta praktik politik uang selama Pilkada Kepri 2020 mendatang dapat diminimalisir. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua