Remaja 19 Tahun Gantung Diri Usai Kirim Foto ke Pacar
25 Oktober 2019
Ilustrasi: (Sumber: www.pakistantoday.com.pk)
INILAHKEPRI, BINTAN - Tragis. Remaja 19 tahun yang bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Desa Ekang Enculai, Bintan, gantung diri setelah berbincang dengan kekasihnya di pesan Facebook. Bahkan kepada sang kekasih, remaja berinisial KN ini sempat mengirimkan foto-foto dirinya yang akan mengakhiri hidupnya.

"Jadi, sebelum gantung diri korban sempat chating dengan kekasihnya dan kirim foto waktu dia akan melakukan itu," kata Kepala Polsek Bintan Utara, Kompol Jumhur Arbaridi, Jumat (25/10/2019) sore.

Jumhur menejelaskan, KN didapati sudah tidak bernyawa di kamar rumahnya di Kampung Bale Rejo, Desa Ekang Enculai, Kecamatan Telok Sebong, oleh tetangganya, Sulami (55) sekitar pukul 09.10. 

Pagi itu, Sulami berniat membangunkan korban. Aktivitas itu dijelaskan Sulami sudah jadi rutinitas. Setiap hari, Senin- Jumat, ia memang selalu membangunkan korban untuk berangkat kerja di Kantor Desa Ekang Enculai.  Di rumah itu korban tinggal sendiri.

Saat itu Sulami penasaran. KN tidak kunjung menyahut saat dipanggil. Rasa penasaran terlebih karena KN dipastikan ada di dalam rumah. Sepeda motor miliknya masih terparkir.
 
Puwadi yang ketika itu sudah di dalam rumah mengedor kamar korban keras-keras. Tapi tetap saja tidak ada jawaban. Dia coba mengintip lewat celah pintu. Tapi aneknya korban tidak terlihat di atas kasur.

Karena penasaran, Sulami akhirnya memutuskan memanggil sejumlah tetangga. Sulami lantas menaiki punggung salah seorang warga dan melihat isi kamar.

Alangkah terkejutnya Sulami. Dilihatnya saat itu KN dalam keadaan tergantung. Lehernya terjerat kain putih yang dihubungkan ke plafon kamar.

Tewasnya KN dengan cara gantung diri ini pun kemudian membuat heboh.

Tak lama berselang petugas Polsek Bintan Utara tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Di atas kasurnya, polisi mendapati telpon selular KN yang dalam keadaan dicharger.

Setelah berhasil membuka hp milik korban, polisi mendapati jika sebelumnya korban sempat menyatakan akan gantung diri. Kabar itu disampaikan kepada seorang wanita yang diduga sebagai kekasihnya.

"Mereka masih pacaran. Diduga akan putus," kata Kompol Jumhur.

Asmara disebut Jumhur disebut sebagai motif korban mengakhiri hidupnya.

"Mereka diketahui pacaran setahun belakangan," kata Jumhur lagi.

Setelah divisum, kematian KN dipastikan murni karena gantung diri. Jenazah honorer kantor desa itu dimakamkan tak jauh dari tempat tinggalnya usai zuhur. (Andri) 




Berita Terkait
Lihat Semua