Kakak Beradik Dibekuk Saat Pasok Barang Ilegal ke Lapas Narkotika
22 Oktober 2019
Ilustrasi. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, BINTAN - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang mengamankan dua kakak beradik karena memasok barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam lapas.

Dua kakak beradik, masing-masing berinisial SS dan RT ini diamankan, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 05.00 WIB, saat akan memasok barang ilegal berupa telpon selular dan bank daya (power bank) melalui pagar belakang Lapas yang terletak di Kampung Banjar, Kecamanatan Gunung Kijang, Bintan. 

"Mereka nekat memasukan handphond dan powerbank ke dalam lapas. Barang barang itu, sudah dilarang sejak lama. Para warga binaan tidak boleh menggunakan hp di dalam lapas," ujar Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Misbah.

Menurt Misbah, SS dan RT yang warga Tanjungpinang ini memang sudah ditarget. Mereka sudah diincar sejak sekitar delapan bulan lalu. Tapi selama ini mereka selalu lolos karena tidak ada bukti kuat untuk membekuk mereka.

"Bukan kali pertama pelaku jadi target. Selama ini tidak ada alat bukti yang lengkap untuk menangkap pelaku. Mereka mamang mahir. Tapi petugas kami juga lebih pandai. Ini akhirnya mereka berhasil kami amankan," papar Misbah.

Saat akan memasok hp dan power bank ke dalam lapas, aksi keduanya terpantau kamera pengintai (CCTV), dan petugas langsung membekuknya. Belasan hp diamankan dari tangan mereka.

Dalam kesempatan ini, Misbah mengungkap penerima HP adalah oknum warga binaan di dalam lapas. 

Menurut Misbah, barang bukti dan juga pelaku akan segera diserahkan ke Polres Bintan.

"Kami berharap ada hukuman yang menjerat mereka. Selama ini banyak kabar burung yang beredar kalau petugas yang bermain dalam jual beli hp di dalam lapas. Ternyata hari ini kita buktikan itu tidak betul," timpal Misbah. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua