Ratusan Mahasiswa Berunjukrasa di DPRD Kepri, Menuntut Pembatalan Revisi UU KPK
23 September 2019
Aksi mahasiswa gabungan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tanjungpinang-Bintan di Kantor DPRD Kepri, Senin (23/9/2019). Mereka mendesak pembatalan revisi UU KPK yang dianggap akan melemahkan KPK dalam upaya memberantas korupsi. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Ratusan mahasiswa gabungan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tanjungpinang-Bintan, Senin (23/9/2019), berunjukrasa menuntut DPR RI dan Presiden membatalkan revisi UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor DPRD Kepri. 

Mahasiswa  dalam pernyataan sikapnya mengutuk keras segala upaya pemerintah, DPR RI dan Presiden yang melemahkan KPK. 

Mahasiswa juga menuntut pemerintah pusat, DPR RI dab Presiden RI  membatalkan pimpinan KPK terpilih yang bermasalah karena akan berdampak pada kinerja KPK di masa mendatang. 

Mahasiswa dalam aksinya mengutuk keras dan menolak segala bentuk pelemahan KPK karena akan berdampak pada penanganan tindak pidana korupsi. 

Pada kesempatan ini, mahasiswa  mendesak  DPRD Kepri untuk menyurati Pemerintah Pusat, DPR RI, dan Presiden agar  menolak pelemahan KPK dan membatalkan revisi UU KPK.

Mahasiswa meminta DPRD Kepri untuk membuat pernyataan tebuka di depan mahasiswa atas nama mahasiswa dan masyarakat Kepri untuk menolak pelemahan KPK. 

DPRD Kepri agar komitmen untuk serius mengawasi pemerintaj daerah Provinsi Kepri bersih dari praktek korupsi.

Hingga siang ini, belum ada satupun anggota DPRD Kepri yang menemui mahasiswa. 

Mahasiswa masih melakukan orasi dengan pengawalan polisi dan Satpol PP. (Andri





Berita Terkait
Lihat Semua