Geledah BPKAD, Penyidik KPK Marah lalu Pesan Kopi Gelas Besar
18 September 2019
Tim Penyidik KPK usai melaksanakan penggeledahan di BPKAD Kepri, Rabu (18/9/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/7/2019), menggeledah kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepulauan Riau. Di BPKAD, Tim KPK dikabarkan terlihat emosi. 

Sumber inilahkepri.com, Tim KPK emosi bahkan bisa dikatakan marah-marah lantaran tidak mendapati adanya pejabat di dinas yang terletak di Gedung C Komplek Kantor Gubernur Kepri. 

"Mereka (Tim KPK) marah ke staf. Mereka minta pejabat supaya segera datang. Ya diminta cepat datang gitu, karena mau memeriksa dokumen," kata sumber di BPKAD yang minta namanya tidak disebutkan. 

Setelah marah-marah, lanjut sumber itu, salah seorang Tim KPK memesan kopi gelas besar. 

"Berarti pemeriksaan dokumennya bakal lama," sebutnya lagi. 

Menurut sumber itu pula, saat penggeledahan oleh KPK sejak sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah pegawai di BPKAD memilih meninggalkan kantor. 

"Banyak yang pergi dan tidak datang ke kantor," katanya lagi. 

Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah menerangkan, penggeledahan dilakukan KPK di BPKAD dan Bappelitbang terkait kasus suap dan gratifikasi yang melibatkan Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun.

Selain dua OPD tersebut, KPK juga melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. 

Sehari sebelumnya, Selasa (17/9/2019), komisi antirasuah itu juga telah menggeledah tiga kantor dinas di lokasi yang sama, yakni Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, dan Dinas Pendidikan. (Andri





Berita Terkait
Lihat Semua