FANM Minta Polres Tidak Hentikan Penyidikan Kasus Rasis Bobby Jayanto
06 September 2019
Sekelompok masyarakat mengatasnamakan Forum Anak Negeri Menggugat (FANM) melakukan dialog bersama jajaran Polres Tanjungpinang, Jumat (6/9/2019). FANM meminta Polres Tanjungpinang menghentikan wacana penghentian perkara dugaan diskriminasi ras dan etnis dengan tersangka Bobby Jayanto. (Foto: IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Sekelompok masyarakat tergabung dalam Forum Anak Negeri Menggugat (FANM), Jumat (6/9/2019) siang meminta Polres Tanjungpinang tidak menghentikan (SP3) penyelidikan kasus dugaan diskriminasi ras dan etnis dengan tersangka Bobby Jayanto. 

Humas FANM, Aulia menyampaikan jika ada yang ganjil atas wacana Polres Tanjungpinnag menghentikan penyidikan kasus yang menyebabkan terjadinya kekacauan opini dan asumsi di tengah masyarakat.  Aulia bahkan menyebut jika opini yang berkembang di masyarakat menilai ada intervensi di balik wacana tersebut. 

"Kami melihat bahwa hal ini akan merugikan citra kepolisian di masyarakat jika wacana ini diteruskan," ujar Aulia kepada wartawan. 

Ini dia katakan mengingat kasus menjerat Ketua DPD Partai Nasdem Tanjungpinang ini  merupakan pidana murni dan bukan delik aduan. Proses hukumnya tetap berjalan meskipun sudah terjadi perdamaian pihak-pihak tertentu. 

"Kedatangan kami ke Polres adalah sebagai bentuk partisipasi, mendukung Polres Tanjungpinang, khususnya Sat Reskrim untuk memproses perkara ini sesuai pedoman undang-undang yang berlaku," tambahnya. 

FANM dia sebut meyakini Polres Tanjungpinang akan bekerja secara profesional dan terpercaya. 

" Mari bersama menciptakan suasana damai dan kondusif melalui penegakan hukum yang berkeadilan, dengan mengesampingkan kepentingan-kepentingan kecil dan mengedepankan kepentingan publik," tutupnya. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua