Sistem Satu Jalur Jalan A Yani dan Gatot Subroto Akan Diuji Coba Mulai Senin
30 Agustus 2019
Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang. Mulai Senin 2 September 2019, jalur ini akan diubah menjadi satu jalur (one way) mulai pukul 06.00-08.30 WIB. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Rencana penerapan sistem satu jalur (one way) di Jalan Ahmad Yani dan sebagian Jalan Gatot Subroto mulai diuji-cobaan Senin, 2 September 2018. 

Data diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, sistem satu jalur untuk Jalan Ahmad Yani diterapkan mulai dari traffik light KM 6 sampai traffik light Pamedan. Sedangkan untuk Jalan Gatot Subroto dimulai dari Simpang Garden hingga traffik light KM 6.

Penerapan satu jalur di dua jalan utama di Kota Tanjungpinang ini akan berimambas terhadap diberlakukannya sistem satu jalur di sejumlah jalan di sekitar dua jalur utama tersebut. Jalan Sidorejo (jalan tembus Sei Jang ke Jalan Raja Haji Fisabilillah) akak diberlakukan satu jalur. 

Pengendara yang melintas dari Jalan DI Panjaitan dan RE Martadinata tidak diperbolehkan menuju Jalan Gatot Subroto. Demikian pula dari Jalan Kuantan yang tidak diperbolehkan melalui jalan samping Hotel Garden. 

Arus satu jalur di Jalan Kapitan (dari depan Kantor Imigrasi) menuju Jalan Sidorejo) berbalik arah. 

Sementara itu, pengendara yang melintas dari Simpang Perla yang hendak menuju Suka Berenang, tidak diperbolehkan langsung belok ke kanan saat berada di traffik light Dokabu. Pengendara harus berputar di U Turn Pegadaian Pamedan. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menjelaskan, uji coba penerapan satu jalur di Jalan A Yani dan Gatot Subroto pada Senin nanti merupakan hasil rapat antara pihaknya bersama Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang digelar Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, uji coba akan dilaksanakan selama satu minggu, dimulai pukul 06.00 - 08.30 WIB. 

Selama sistem satu jalur diberlakukan, petugas dari Dishub dan Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang akan ditempatkan, mengarahkan pengendara melalui jalur yang ditetapkan. 

"Selain personel, nantinya akan ditempatkan traffik cond (jalur pembatas) dan rambu bergerak berupa spanduk berisi pemberitahuan. 

"Kami berharap warga bisa bekerjasama dalam mematuhi pemberlakuan satu jalur ini," ujar Teguh ditemui di kantornya, Jumat (30/8/2019). (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua