Bakar Lahan, Seorang Pria di Tanjungpinang Terancam Dipenjara 10 Tahun
24 Agustus 2019
TA, saat di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (24/8/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Karena kelalaiannya membuka lahan dengan cara membakar, seorang pria di Tanjungpinang terancam kurungan 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar. 

Pria berinisial TA ini kini ditahan di Mapolsek Bukit Bestari, Polres Tanjungpinang. 

Pada 18 Agustus 2019 lalu, dia membakar lahan di Jalan Raja Haji Fisabilillah, KM 8 Atas, persisnya di belakang Kampus Stitipol Raja Haji. 

Lahan itu adalah lahan milik Darno, dimana selama 4 tahun belakangan TA memanfaatkannya untuk berladang. 

"Tidak sewa. Cuma dimanfaatkan untuk berkebun," katanya. 

Karena alasan ingin meluaskan lahan bercocok tanam dan supaya lahannya gembur, hari itu TA membakar lahan. Dia menggunakan potongan ban dalam untuk membakar semak. 

Tapi tanpa dia sangka dia tak bisa mengendalikannya. Lahan yang kering karena lahan yang sudah lama tidak tersiram hujan ditambah angin bertiup kencang, api dengan cepat membesar, melahap semak dan juga pohon yang ada di sekitarnya. 

Karena ulahnya itu, petugas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang, kepolisian dan juga warga sekitar kerepotan memadamkan api yang dikhawatirkan menyambar bangunan milik warga dan kampus. 

Dalam hitungan kepolisian, karena ulah TA itu mengakibatkan setidaknya 7.000 m2 lahan di tempat itu hangus terbakar. 

Kasus ini lalu mengudang polisi melakukan penyelidikan. Petugas Polsek Bukit Bestari mengetahui kebakaran itu adalah ulah TA. Polisi lantas menangkap dan kemudian menggelandangnya. 

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali menjelaskan, perbuatan TA ini melanggar Pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara atau denda Rp10 miliar. 

"Dalam kasus ini, pemilik lahan juga akan dimintai keterangannya," ujar Ali memberi keterangan, Sabtu (24/8/2019).

"Mengingat saat ini musim panas, kami mengimbau warga untuk tidak membakar sampah atau sebagainya karena bisa menimbulkan kebakaran,  ujar Ali lagi. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua