Diancam Dibunuh, Mantan Istri Siri Pasrah Ketika Difoto dan Digauli Hingga 3 Kali
24 Agustus 2019
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menunjukkan barang bukti berupa pisau dapur digunakan tersangka mengancam dan merudapaksa korban. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - 10 Agustus 2019 adalah hari yang kelam bagi SR (36). Dia diancam dibunuh lalu dirudapaksa sebanyak 3 kali oleh pria yang pernah menikahinya secara siri. 

Tidak hanya itu, sang mantan suami siri itu juga memotretnya dalam keadaan bugil. Sangat tidak pantas. 

Petaka dialami SR ini bermula ketika dirinya sedang duduk bersama seorang temannya di Lapangan Pamedan Tanjungpinang. Ketika itu sekitar pukul 21.00 WIB ketika sang mantan bernama Saudi (41) menghampiri dan memaksanya naik ke atas sepeda motor. 

SR tak kuasa menolak ketika Saudi mengarahkan sepeda motor ke Pelantar III. Mereka sudah saling kenal. Setahun lalu, mereka pernah hidup bersama dalam ikatan pernikahan siri. Tapi keharmonisan mereka tidak lama. Tiga bulan lalu, SR memutuskan pisah. Tapi Saudi yang berstatus duda tiga anak pada tiga tahun lalu itu tidak terima. Dia masih menyimpan asmara terhadap SR. 

Singkat kata, sesampainya di kamar kos Saudi di Pelantar III, Saudi memaksa SR melayani syahwatnya. Lagi-lagi dia tak bisa menolak. Terlebih saat itu dia dibawah ancaman. 

Saudi mengacungkan pisau dapur dan mengancam akan membunuh kalau sampai SR melawan. Jadilah ketika itu dia pasrah ketika sang mantan melucuti pakaian dan menidurinya. 

"Sebanyak tiga kali," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali memberikan keterangan pers, Sabtu (24/8/2019) siang. 

Tak sebatas merudapaksa, Saudi juga sempat memotret SR dalam keadaan bugil. 

"Setelah itu korban disuruh pergi," terang Ali lagi. 

Atas laporan korban, Saudi kemudian ditangkap polisi. Perbuatannya itu dia akui saat wartawan mewawancarainya. Atas perbuatannya itu, dia terancam kurungan 12 tahun. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua