Apa Jadinya Kepri Jika Pemerintah Serius Membangun Kemaritiman
31 Desember 2016
Sejarawan Kepri, Aswandi Syahri. (Foto: Andri Mediansyah)
"Jika Pemerintahan Presiden Jokowi serius mewujudkan visi kemaritiman, maka Kepulauan Riau akan kembali kepada kejayaan sebagai bandar dagang seperti pada abad 17 hingga 18."

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Alunan lagu Melayu lawas tak dikenal pengarang berjudul Gunung Sayang menjadi penghantar pidato kebudayaan akhir tahun Sejarawan Kepri Aswandi Syahri, Jumat (30/12/2016). Bertempat di Kedai Puisi Biru, Batu 8, Tanjungpinang, Aswandi memberikan pemaparan keberadaan Kepulauan Riau dulu dan kekiniannya dalam pidato bertajuk "Menyongsong Arus Balik Sejarah Kepulauan Riau".

Dalam akhir pidato berdurasi sekitar 20 menit itu, Aswandi menyoroti potensi besar dimiliki Provinsi Kepulauan Riau, terlebih ditilik dari sejarah lampau, dimana Kepulauan Riau gemilang sebagai poros maritim dan menjadi pusat perdagangan dunia.

Ini terjadi pada abad 17 hingga 18. Dimana bandar dagang dunia itu berada di Sungai Carapang Pulau Bintan.

Mengaitkan dengan salah satu visi Pemerintahan Presiden RI Jokowidodo yang akan membawa Indonesia sebagai poros maritim dunia, Aswandi menyebut sesungguhnya ini merupakan sebuah upaya pengembalian kegemilangan di masa lampau.

Jika Pemerintah Presiden Jokowi serius mewujudkan ini, sebut Aswandi, maka tidak dapat tidak sudah seharusnya Provinsi Kepri menjadi provinsi yang memiliki peran sangat besar dan paling sangat diuntungkan.

Selain nilai historis, Aswandi memberikan gambaran jika ini berkaitan dengan letak geografis Kepri sangat strategis, berada di pusat lintasan alur perdagangan dunia.

"Tak ada provinsi lain di Indonesia yang menyamai Kepulauan Riau dalam hal yang satu ini," sebutnya.

Dalam akhir pidatonya, Aswandi menyatakan jika saat ini Kepulauan Riau tengah menyongsong sebuah arus balik sejarah.

"Namun kita harus menyongsongnya agar arus deras itu tidak bergerak liar, dan apa yang dicita-citakan terwujud," tutup Aswandi.

Hadir dalam pidato kebudayaan ini sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Kepri, Sekdaprov Kepri, budayawan, seniman, akademisi, serta mahasiswa.(Andri/IK)    




Berita Terkait
Lihat Semua