Libur Idul Adha, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Meningkat 250 Persen
11 Agustus 2019
Kepadatan penumpang di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Batam, Minggu (11/8/2019). Pengelola pelabuhan setempat mencatat arus penumpang di pelabuhan ini meningkat seebsar 250 persen. (Foto: Adi)
INILAHKEPRI, BATAM - Belasan ribu penumpang memadati Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam mulai dari menjelang hingga Idul Adha 1440 H/2019.

Hingga Minggu (11/8/2019), pelabuhan setempat mencatat terdapat 11.555 penumpang, baik yang datang maupun meninggalkan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. Peningkatan aktivitas penumpang yang umumnya wisatawan itu terlihat sejak Jumat (9/8/2019).

Pada perayaan Idul Adha hari ini, antrean panjang terlihat mulai dari lantai dasar pelabuhan hingga di konter tiket dan ruang keberangkatan menuju Singapura dan Malaysia. Kendati demikian, aktivitas di pelabuhan ini berjalan tertib dan aman. 

PT Synergy Tharada yang merupakan pengelolah pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, menyatakan kepadatan penumpang disebabkan libur panjang yang sedang berlangsung di Malaysia, Singapura dan Indonesia.

"Di Singapura libur perayaan Hari Kemerdekaan. Sedangan Indonesia dan Malaysia libur merayakan Idul Adha," ujar Manager Operasional PT Synergy Tharada, Nika Astaga.

Hingga pukul 09.00 WIB pagi, jelas Nika, terdapat 11.555  penumpang yang lalu lalang. Dia memastikan kepadatan masih akan terus berlanjut hingga Minggu malam.

"Wisatawan dari Malaysia dan Singapura hari ini akan kembali," ucap Nika.

Sedangkan warga Indonesia yang akan kembali ke Batam diperkirakan akan terjadi pasa Senin (12/8/2019) mengingat sekolah meliburkan siswanya sampai hari Senin.

Nika menyebut penumpang di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center mengalami peningkatan hingga 250 persen. Umumnya penumpang di pelabuhan terseut berkisar antara 4-5 ribu pada hari biasa.

Peningakatan wisatawan ke Batam pada pekan ini dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata. Dari laporan sejumlah agen perjalanan melayani wisman Singapur dan Malaysia, kata dia, setidaknya jumlah wisatawan yang masuk ke Batam di atas 10 ribu orang.

"Bisa saja lenih," tegasnya. (Adi)




Berita Terkait
Lihat Semua