Akhirnya Bakamla RI Diakui sebagai Indonesian Coast Guard
10 Agustus 2019
Penyematan tanda peserta latihan bersama antara United State of Amerika (USA) Coast Guard dan Bakamla RI atau yang dikenal dengan sebutan Indonesian Coast Guard (IDNCG) di Pelabuhan Batu Ampar, Sabtu (10/8/2019). (Foto: Adi)
INILAHKEPRI, BATAM - Keberadaan Badan Keaman Laut (Bakamla) RI akhirnya diakui sebagai Indonesia Coasr Guard.

Hal ini ditunjukan dari latihan bersama antara United State of Amerika (USA) Coast Guard dan Bakamla RI atau yang dikenal dengan sebutan Indonesian Coast Guard (IDNCG) di Pelabuhan Batu Ampar, Sabtu (10/8/2019).

Direktur Latihan Bakamla Laksma Bakamla Yeheskiel, mewakili Kepala Bakamla RI atau IDNCG mengatakan, latihan ini merupakan latihan pertama kalinya, sekaligus  memperingati 70 tahun jalinan kerjasama diplomatic Indonesia dengan USA.

"Latihan bersama ini menunjukkan adanya hubungan baik antar institusi Coast Guard dua negara serta adanya pengakuan terhadap Bakamla RI sebagai Indonesian Coast Guard," kata Yeheskiel.

Dia menambahkan, latihan bersama ini berfokus pada peran universal Coast Guard yaitu maritime safety, maritime security and law enforcement dan maritime defense atau lebih kepada komponen cadangan pertahanan.

Latihan terdapat beberapa tahapan aktivitas yang akan dilalui, yaitu pembahasan rencana latihan dan pertukaran keahlian terkait boarding exercise.

Kemudian dilanjutkan table-top exercise dan diakhiri dengan acara puncak boarding exercise di Perairan Batu Ampar.

Bahkan sebagai puncak latihan bersama Boarding Exercise akan melibatkan unsur kapal patroli terbesar Bakamla RI/IDNCG KN Tanjung Datu 301 dan kapal U.S. Coast Guard Cutter Stratton yang diawaki 150 orang kru kapal serta didukung pula dengan satu unit drone milik BP Batam.

Selain awak kapal KN Tanjung Datu, latihan bersama ini juga diperkuat dengan anggota Bakamla RI/IDNCG dari Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Pangkalan Armada Maritim Batam dan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Batam.
 
"Latihan bersama ini sekaligus sebagai ajang untuk meningkatkan kerjasama antar Coast Guard dua negara di bidang capacity building, information sharing, dan coast guard to coast guard communication," jelasnya. (Adi)





Berita Terkait
Lihat Semua