Sepuluh Persen Darah Didonorkan Positif HIV
09 Agustus 2019
Ilustrasi. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kepulauan Riau, Raja Raspriadi mengatakan, sebanyak 10 persen darah yang didonorkan di Provinsi ini positif mengandung virus HIV/AIDS. 

Menurutnya, darah mengandung virus HIV/AIDS ini umumnya adalah darah yang diperoleh dari peserta donor darah masal.

"Diketahuinya setelah dilakukan pemeriksaan sebelum kemudian disalurkan kepada calon pengguna," kata Raspriadi di Tanjungpinang, Jumat (9/8/2019).

Menurutnya, pendonor yang darahnya mengandung virus HIV/AIDS ini dimungkinkan tidak mengetahui mengidap penyakit tersebut.

"Bukan kewenangan kami untuk memberi tahu penyakitnya secara rinci. Namun data-datanya kami sampaikan kepada Komisi Penanggulangan HIV/AIDS untuk kemudian disampaikan. Dan darah yang diketahui mengandung HIV/AIDS itu langsug kami musnahkan," paparnya lagi.

Masih Kekurangan Stok Darah

Menurut Raja Raspriadi, saat ini Kepulauan Riau masih mengalami kekurangan persediaan stok darah. Semua Unit Transfusi Darah yang tersebar di Kabupaten/Kota yang ada di Kepri rata-rata hanya memiliki 60 persen dari total kebutuhan darah.

"Hanya Kota Batam yang memiliki cukup banyak persediaan mengingat Batam merupakan kota dengan penduduk yang jauh lebih padat," jelasnya.

Masih minimnya persediaan darah ini dia sebut salah satunya disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara rutin. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua