Kunjungan Wisatawan Singapura Masih Mendominasi di Kepri
07 Agustus 2019
Wisatawan mengunjungi kawasan wisata Gurung Pasir di Desa Busung, Bintan, Mei 2019 lalu. Data BPS Kepri, wisatawan warga negara Singapura masih mendominasi jumlah kunjungan wisatawan di Kepri. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Data Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke provinsi ini masih didominasi wisawatan kebangsaan Singapura.

Pada Juni 2019, wisatawan asal Singapura yang berkunjung ke Kepri sebanyak 267.307 orang, naik 17,42 persen dibanding Mei 2019  sebanyak 96.290 orang.

Kepala BPS  Kepri Zulkipli, di Tanjungpinang akhir pekan kemarin mengatakan, Jika dibandingkan dengan Juni 2018, kunjungan wisman Juni 2019 juga naik sebanyak 17,04 persen.

Kunjungan dari sepuluh negara dengan wisman terbanyak yang berkunjung ke Kepri rata-rata mengalami peningkatan pada Juni 2019 jika dibanding dengan bulan sebelumnya.

"Kecuali wisman berkebangsaan Tiongkok, India, Filipina, Korea Selatan, dan Jepang," katanya. 

Jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Korea Selatan mengalami penurunan cukup signifikan, yakni sebesar 50,70 persen pada Juni 2019 dibandingkan dengan Mei 2019, atau turun dari 3.846 kunjungan pada bulan Mei 2019 menjadi 1.896 kunjungan pada bulan Juni 2019.

Zulkipli menjelaskan, kenaikan jumlah kunjungan wisman selama Juni 2019 disebabkan oleh kenaikan jumlah kunjungan wisman dari 4 pintu masuk utama di Kepri. Di Kabupaten Karimun, kunjungan naik 62,91 persen, Kota Batam naik sebesar 20,61 persen, Kota Tanjungpinang naik 19,31 persen, dan Kabupaten Bintan naik sebesar 4,24 persen.

Jumlah kunjungan wisman terbanyak pada bulan Januari - Juni 2019 menurut pintu masuk yaitu di Kota Batam sebanyak 938.591 orang (66,79 persen), diikuti oleh Kabupaten Bintan 320.357 orang (22,80 persen), Kota Tanjungpinang sebesar 88.949 orang (6,33 persen), dan Kabupaten Karimun sebanyak 57.386 orang (4,08 persen).

"Secara kumulatif Januari-Juni 2019, jumlah kunjungan wisman ke Kepri
mencapai 1.405.283 orang atau naik 15,93 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujarnya. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua