Semangat Mempersiapkan Generasi Muda Berkualitas di Peringatan Hari Anak Nasional Kepulauan Riau
06 Agustus 2019
Seorang anak mengenakan pakaian adat Melayu pada peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Selasa (6/8/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Peringatan Hari Anak Nasional di Kepulauan Riau disejalankan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas)  di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Selasa (6/8/2019).  

Kegiatan dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kepri bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Kepri ini menekankan pada persiapan generasi muda yang berkualitas.

Peringatan dimeriahkan berbagai atraksi oleh anak-anak. Disediakan juga berbagai permainan anak-anak sehingga menyemarakkan kegiatan ini. 

Kegiatan dihadiri pejabat di Pemprov Kepri dan Pemerintah kabupaten/kota, serta melibatkan ratusan anak dan instansi terkait. 

Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Dwi Listyawardani mengatakan, dipadukannya Perigatan Hari Anak Nasional dan Harganas  sangat harmonis, karena tema keduanya hampir sama. Peringatan hari anak disebut Dwi adalah bagaimana melihat peranan keluarga untuk menciptakan anak yang berkualitas. 

"Sama semangatnya dengan hari keluarga yang merupakan cinta yang terencana,  artinya segala sesuatu harus direncanakan," ujarnya. 

Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadilah mengatakan, peringatan hari anak dan keluarga setiap tahun rutin dilaksanakan dan yang menjadi tuan rumah setiap tahunnya juga berbeda. Anak-anak sebagai aset, Sumber Daya Manusia (SDM), yang akan menentukan kualitas daerah untuk kedepannya.

"Kita perlu mendidik, menjaga anak menjadi generasi yang seprti gizi,  pendidikan dan lainya," kata Arif. 

Arif berpesan kepada anak-anak kepri sebagai generasi penerus senantiasa selalu sehat, berkualitas, berpotensi, terus belajar serta iman dan takwa . 

Sementara Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memacu dan memotivasi anak-anak untuk melakukan kegiatan positif dan ke depannya menjadi anak yang cerdas.

"Ilmu pengetahuan dan pendidikan bukan hanya tanggungjawan sekolah, tetapi juga lingkungan yang ada. Perilaku orang tua berperan dalam membentuk perilaku anak," ucap Syahrul. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua