Kufpec Akan Garap Sumber Migas Blok Anambas
02 Agustus 2019
Kota Tarempak, Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto: Dokumen inilahkepri/Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Konsorsium Kuwait Foriegn Petroleum Exploration Company (Kufpec) Indonesia akan menggarap sumber minyak dan gas di blok Anambas, Kepulauan Riau.

Vice President Bidang Perencanaan Konsorsium Kufpec Indonesia, Ikhsan Samir, di Tanjungpinang, Rabu (31/7/2019) mengatakan, pihaknya sudah menandatangani kontrak bagi hasil Gross Split untuk wilayah kerja (WK) Anambas, 10 Juni 2019. 

Kontrak dimaksud ditandatangani Kepala SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama. Kontrak bagi hasil berjangka waktu 30 tahun.

Ikhsan Samir menegaskan Kufpec mematuhi Participating Intres (PI) sebesar 10 persen untuk Pemprov Kepri dari blok Anambas. Hal itu dia sebut  telah diatur dalam Undang-Undang.

"Ikuti saja Undang-Undang dan ketentuan yang ada. Kami sangat terbuka," tuturnya.

Ikhsan menjelaskan, Kufpec berkomitmen melakukan eksplorasi tiga tahun pertama G&G, license purchase dan reprocessing data 3D 600 kilometer persegi dan satu sumur eksplorasi. 

Total investasi dia katakan senilai USD 35,2 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD 2,5 juta.

Menurut Ikhsan, wilayah kerja Anambas merupakan wilayah yang dilelang oleh pemerintah melalui lelang reguler tahap I tahun 2019 periode Februari-April 2019. 

"Pemenangnya telah diumumkan pada 7 Mei 2019," ungkapnya.

Ikhsan menyebut pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan dan perencanaan. Dirinya belum mengetahui pasti jumlah cadangan minyak dan gas di Blok Anambas. 

Sementara itu, Plt Gubernur Kepri, Isdianto, menyatakan menyambut baik hal ini dan berharap aktivitas di Blok Anambas dapat mensejahterakan Provinsi Kepri. 

"Kita berharap eksplorasi migas di blok Anambas berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Dana Bagi Hasil (DBH) migas pusat," sebutnya.

Isdianto mengharapkan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membuka kantor perwakilan di Kepri guna mempermudah komunikasi.

"Selain itu kan supaya masyarakat juga tahu bahwa di Kepri ada sumber migas, salah satu penyumbang migas tebesar di Indonesia," ucapnya lagi. (Oma)





Berita Terkait
Lihat Semua