KPK Akan Mintai Keterangan Kadishub Kepri dan Sejumlah Kadis Pemprov Kepri
23 Juli 2019
Kadiahub Kepri, Zamhur Ismail. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, Zamhur Ismail mengaku dirinya akan dimintai keterangannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap reklamasi Tanjungpiayu, Batam, yang menjerat Gubernur Kepri Nurdin Basirun sebagai tersangka. 

"Tak ada diperiksa. KPK antar undangan. Saya kan besok diundang KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait Pak Nurdin," kata Zamhur sesaat sebelum memasuki Kantor Dishub Kepri, Selasa (23/7/2019) siang tadi. 

Zamhur membenarkan adanya penggeledahan oleh KPK di Dinas tempatnya memimpin. 

"KPK mengambil dokumen. Itu tak apa. Kan mereka mau melengkapi. Itu hak mereka (KPK)," katanya lagi. 

Zamhur menegaskan dirinya akan memenuhi undangan KPK. Menurutnya, pemeriksaan oleh KPK akan dilaksanakan di Mapolresta Barelang, Rabu (24/7/2019) pukul 10.00 wib. 

Selain dirinya, Zamhur mengiyakan ketika ada sejumlah Kadis di lingkup Pemprov Kepri lainnya yang juga akan dimintai keterangannya oleh KPK dalam waktu yang sama. 

"Jangan tanya saya. Yang jelas banyaklah," ujarnya. 

Menurut Zamhur, dirinya telah memerintahkan stafnya untuk memberikan dokumen apa saja yang diperlukan KPK. 

"Saya sampaikan kepada staf untuk memberikan apa saja yang dibutuhkan. Yang terpenting kan dicatat. Sekarang saya akan menjelaskan kepada staf soal penggeledahan ini. Biar tenang," ujarnya. 

Informasi diperoleh, dalam penggeledahan dilakukan, KPK menyegel sejumlah ruangan yang ada di Dishub Kepri. 

" Tak apa. Kan nanti dibuka lagi kalau sudah selesai, " kata Zamhur. (Andri





Berita Terkait
Lihat Semua