Kasat Reskrim Tak Tau Penggeledahan KPK Terkait Apa
23 Juli 2019
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. (Foto: Dokumen inilahkepri.com)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengaku tidak mengetahui terkait apa penggeledahan dilakukan KPK di Kantor Dinas Perhubungan Kepri, Selasa (23/7/2019) pagi. 

"Saya tidak tahu. Kami cuma dimintai pengamanan saja," kata Efendri Ali yang keluar 10 menit setelah penyidik KPK meninggalkan Kantor Dishub. 

Diketahui sebelumnya, setelah melakukan penggeledahan sekitar 3 jam sejak pukul 08.30 WIB, Selasa (23/7/2019), penyidik KPK membawa 3 koper diduga berisi dokumen. 

Sebanyak 7 orang penyidik KPK (3 pria dan 2 wanita) itu  keluar kantor Dishub Kepri sekitar pukul 11.15 WIB. Mereka dikawal ketat polisi bersenjata lengkap dan segera memasukkan 3 koper berukuran besar dari dalam kantor. 

Tak lama berselang, penyidik KPK itu langsung meninggalkan kantor Dishub menggunakan dua unit mobil Kijang Inova. 

Belum diketahui pasti terkait kasus apa aktivitas penggeledahan oleh KPK. Diduga penggeledahan terkait dugaan kasus suap reklamasi Tanjungpiayu, Batam, yang menyeret Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kadis DKP Edy Sofyan dan seorang warga Batam Abu Bakar sebagai tersangka. 

Informasi diperoleh, di saat yang sama KPK juga melakukan penggeledahan di kediaman Nurdin Basirun di Tanjungbalai Karimun. (Andri





Berita Terkait
Lihat Semua