Anambas, Surga Wisata Alam, Surga Wisata Fotografi
28 Desember 2016
Perairan Kepulauan Anambas. Nampak gugusan Kepulauan Anambas membentang hijau dikelilingi lautan membiru. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI.COM, ANAMBAS - Kepulauan Anambas, sebuah kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Riau memiliki daya tarik yang tak pernah bosan dikunjungi. Alamnya yang masih terjaga menjadikan Anambas sebagai surga bagi wisatawan untuk menikmani pesona alam, lalu mengabadikannya dalam sebuah gambar.

Saat ini, akses menuju Anambas memanglah masih terbatas. Jalur udara yang pernah ada kini terhenti. Perjalanan satu-satunya melalui jalur laut 2 hari sekali dari Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi.

Lama tempuh perjalanan menggunakan kapal feri sekitar 9 jam. Atau sekitar 17 jam jika menumpang kapal Pelni. Namun yakinlah perjalanan itu sendiri adalah bagian dari wisata. Pulau-pulau eksotis, laut biru membentang seakan tak berbatas, atau atraksi lompatan gerombolan lumba-lumba akan menyegarkan mata. Rugi jika hanya duduk diam di ruang penumpang yang berpenyejuk udara.

Dan di sisi lain, keterbatasan akses inilah yang kemudian menjadikan nilai plus bagi Anambas. Keterbatasan jangkauan menjadikan alam Anambas tetap alami dan terpelihara.

Kepulauan Anambas, kabupaten termuda di Provinsi Kepulauan Riau ini terdiri dari 7 kecamatan - Siantan, Palmatak, Siantan Timur, Siantan Tengah, Siantan Selatan, Jemaja, dan Jemaja Timur - yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan, Natuna, dan Tambelan.

Anambas memiliki ratusan pulau dengan karkter yang masing-masing berbeda. Sebut saja Pulau Bawah dengan laguna yang terkenal itu. Tapi bicara keindahan panorama laut di Anambas tidak semata Pulau Bawah. 

Ketika kesana, maka niatkanlah berkeliling ke beberapa pulau. Seperti Siantan, Letung, atau ke beberapa pulau kecil lain yang ada di sana. Sebut saja penjalin dan Temawan yang air lautnya sangat jernih berwarna hijau biru sesuai kadar kedalamannya. Kedua pulau ini juga memiliki keindahan pemandangan bawah laut: karang beraneka warna serta berbagai jenis ikan yang berenang diantaranya. 

Atau pergilah ke Pulau Durai. Selain keindahan pantainya, di sini kita dapat menjumpai penyu bertelur saat malam hari. 

"Pulau-pulau itu baru sebagian. Masih banyak lagi yang cantik lain kalaulah ada waktu banyak singgah ke pulau lain," kata salah seorang penduduk lokal yang kami jumpai dalam kegiatan famtrip diadakan Seksi Promosi Dinas Pariwisata Kepri beberapa waktu lalu.

Kasi Promosi Dispar Kepri, Yuli Seperi menyebut, salah satu tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih memperkenalkan Anambas sebagai tujuan wisata ecotourism atau pariwisata berwawasan lingkungan. 

"Anambas sangat pas untuk dijadikan tujuan wisata ecotourism, termasuk juga bagi mereka yang menyukai fotografi. Ada banyak hal di Anambas yang bisa dijadikan objek foto. Mulai dari alam, hingga aktivitas masyarakat yang ada," sebut Yuli.

Selain keindahan alamnya, di Anambas kita juga dapat melihat sejumlah hal yang mungkin tidak kita jumpai di kota-kota besar. Di Anambas kita akan berdecak melihat para nelayan atau warga memanggul ikan berukuran besar nan segar yang banyak dijumpai di pasar. Atau Anda dapat menyaksikan deret ratusan keramba berisi ikan napoleon atau beraneka jenis kerapu bernilai jual tinggi.

Dua sektor inilah yang kini tengah digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Plt Sekdakab Anambas, Augus Raja Unggul menyebut, untuk meningkatkan dua sektor ini, khususnya pariwisata, Pemkab Anambas tengah berupa meningkatkan sarana transportasi untuk memudahkan siapa saja yang akan berkunjung. 

Upaya peningkatan sarana transportasi adalah dengan menyegerakan pembangunan Bandara Letung yang terdapat di Jemaja, serta mengadakan trayek penerbangan di bandara Palmatak yang sempat terhenti.

Selain alam dan hasil lautnya, di Anambas juga kita dapat menyaksikan deretan pohon cengkeh berkwalitas tinggi yang hasilnya kemudian disuplai ke sejumlah wilayah Indonesia bahkan sejumlah negara pengimpor.

Anambas, tidak salah kiranya untuk dikunjungi teruma bagi Anda yang menginginkan ketenangan serta kenyamanan hidup diantara alam yang sangat asri.  Negeri di ujung Kepualuan Riau berujuluk kepulauan tropis terindah se Asia. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua